Syifa Ann
Syifa Ann pelajar/mahasiswa

Mahasiswi Sosiologi, Penyuka Puisi | Pecinta Buku Nonfiksi & Kisah Inspirasi. | Pengagum B.J Habibie. | Pengguna K'- Mobilian. | Addicted With Joe Sacco's Books. | Risk Taker. ¦ A Warrior Princess on Your Ground. | Feel The Fear, and Do It Anyway :)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Titah Awan pada Anak Hujan

13 September 2017   21:22 Diperbarui: 14 September 2017   05:07 739 19 6
Titah Awan pada Anak Hujan
Ilustrasi: Shutterstock

1:
Tuliskan apa ceritamu
Menulis sendiri, tentu saja
Rakit menjadi jembatan Pelangi;
Pantulkan cahaya:
Bubuhkan pada tiap hati yang belum rusak
Pastikan tak kurang segenggam
Sebab terkadang kerja manusia
Suka bawa-bawa palu
Dipukulkan sembarangan
Menjelma hakim diluar pengadilan
Memvonis melebihi bagian

2;
Jan;
Rinaikan puisi
Pada mulut-mulut yang kesulitan puasa
Juga mata yang susah mencerna
Memakna yang tersirat, tak kasat
Sebab sastra mengajari cinta
Pun pada yang menutup mata

3;
Ada kalanya
Hidup mengajari melihat beda;
Pada sebuah ujian kuasa
Yang benar-benar punya
Pengertiannya mengalir tanpa kata-kata
Pada tunas-tunas dibawahnya
Sementara yang matang karbit karena mahkota
Mengusir satir dengan ragam cara

4;
Lakukan sesuatu
Satu dari seribu caramu
Yang mungkin absurd di lapang pandang mereka

Coba Saja
Maka kamu akan tahu
Bahwa menjadi tak terhentikan
Bisa jadi satu-satunya pilihan
Sebelum tergenapkan