Mohon tunggu...
Syarif Yunus
Syarif Yunus Mohon Tunggu... Konsultan - Dosen - Penulis - Pegiat Literasi - Konsultan

Dosen Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) - Direktur Eksekutif Asosiasi DPLK - Edukator Dana Pensiun. Pendiri TBM Lentera Pustaka Bogor. Kandidat Dr. Manajemen Pendidikan Pascasarjana Unpak. Ketua IKA BINDO FBS Univ. Negeri Jakarta (2009 s.d sekarang)), Wakil Ketua IKA FBS UNJ (2017-sekarang), Wasekjen IKA UNJ (2017-2020). Penulis dan Editor dari 39 buku dan buku JURNALISTIK TERAPAN; Kompetensi Menulis Kreatif, Antologi Cerpen "Surti Bukan Perempuan Metropolis" sudah dicetak ulang. Sebagai Pendiri dan Kepala Program Taman Bacaan Lentera Pustaka di Kaki Gn. Salak Bogor serta penasehat Forum TBM Kab. Bogor. Education Specialist GEMA DIDAKTIKA dan Pengelola Komunitas Peduli Yatim Caraka Muda YAJFA. Salam DAHSYAT nan ciamikk !!

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Luar Biasa, Ada Hari Buka Celengan di Taman Bacaan

27 November 2022   13:48 Diperbarui: 27 November 2022   13:53 69
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: TBM Lentera Pustaka

HARI BUKA CELENGAN TBM

Sebagai bagian dari literasi finansial, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak hari ini menggelar "Hari Buka Celengan" (27/11/2022). Setelah menabung di celengan kaleng selama setahun (Jan-N0v 2022), tiap anak membuka celengan dan menghitung besaran uang yang ada di celengan. Selain membaca buku, anak-anak TBM Lentera Pustaka juga diajarkan untuk menabung melalui program RAjin menaBUng (RABU). Tiap anak punya satu celengan kaleng. Tentu, ada anak yang menabung ada pula yang tidak menabung.

Dan hasilnya, diperoleh data hari buka celengan TBM Lentera Pustaka sebagai berikut:

1.. Anak penabung terbesar mencapai Rp. 1.193.000 (Putri Sakira) dan berhak mendapat tambahan dari Pendiri TBM Lentera Pustaka sebesar Rp. 500.000 sebagai apresiasi atas RAjin menaBUng.

2. Jumlah total tabungan anak TBM Lentera Pustaka tahun 2022 ini tercatat mencapai Rp. 5.058.000.

3. Jumlah anak yang menabung tercatat 43 anak dari 130 anak atau mencapai 33%. Angka ini setiap tahun berbeda karena tingkat kesadaran dan kondisi ekonomi anak-anak pembaca pun berbeda.

Hari Buka Celengan merupakan tradisi rutin tahunan di TBM Lentera Pustaka sebagai bagian aktivitas literasi finasial, di samping mengajarkan anak pentingnya "menabung daripada jajan". Hal ini juga jadi wujud peran taman bacaan dalam mengajak anak-anak menabung sejak dini, selain membaca buku. Selain membaca buku seminggu 3 kali di taman bacaan, anak-anak TBM Lentera Pustaka ternyata mau menyisihkan uang jajan untuk ditabung melalui "celengan kaleng" yang disediakan taman bacaan.

"Hari Buka Celengann adalah tradisi tahunan di TBM Lentera Pustaka. Tujuannya mengajarkan anak untuk menabung sekaligus bagian dari aktivitas literasi finansial. Tiap anak punya celengan kaleng yang diberi nama masing-masing. Jadi di taman bacaan bukan hanya tempat baca. Tapi mengajarkan pula tentang pentingnya menabung daripada jajan" ujar Syarifudin Yunus, Pendiri TBM Lentera Pustaka di sela acara.

Manfaat program RAjin menaBUng pun terasa di beberapa anak yang hari ini celengannya kosong. Karena di tengah jalan, akibat ada keperluan mendesak "terpaksa" celengannya dibuka dan diambil uangnya. Ada yang untuk membayar SPP sekolah, ada pula untuk membantu kebutuhan mendesak ibunya. Realitas ini terjadi di taman bacaan. Karena sebagian besar anak-anak pembaca aktif TBM Lentera Pustaka berasal dari kalangan keluarga tidak mampu alias prasejahtera.

Setelah hari buka celengan akan libur selama bulan Desember 2022. Program RAjin menaBUng (RABU) akan dimulai lagi pada Januari 2023. Anak-anak pembaca aktif pun sudah mendapat celengan kaleng baru dari Bank Sinarmas. Bahkan di tahun 2023 nanti, ibu-ibu yang mengantar anak ke taman bacaan pun ikut menabung. Tiap ibu punya satu celengan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun