Mohon tunggu...
Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Mohon Tunggu... Pensiunan, freelance copy writer - Blogger

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Berburu Kuliner Legendaris di Cikini

20 September 2022   05:00 Diperbarui: 20 September 2022   09:40 135 19 14
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kikugawa (sumber: detik com )


Hari ini ada peluncuran buku oleh Komik dan Ladiesiana. Dua komunitas Kompasiana yang berkolaborasi untuk menerbitkan buku, untuk memperingati Hari Perempuan Internasional.

Karena lokasi peluncuran buku di Taman Ismail Marzuki, pulangnya saya sempatkan untuk berburu kuliner legendaris anak Menteng. Yang pernah menjadi trending pada sekitar 50 tahun yang lalu. Mungkin generasi millenial tidak mengenal kuliner legendaris ini, paling hanya mendengar cerita dari opa oma atau ayah bundanya

Karena acara selesai jam 12.00 siang, saya langsung menuju jalan Cikini IV, jalannya cukup sempit

Yang menjadi sasaran saya yang pertama adalah sebuah restoran Jepang, namanya Kikugawa. Restoran ini adalah restoran Jepang pertama di Jakarta, pemiliknya orang Jepang asli yang menikah dengan puteri asal Kawanua.

Bagi Anda yang membawa mobil pribadi, tempat parkirnya terbatas, sehingga harus parkir di jalan, itupun kalau Anda kebagian seat di dalam restoran. 

Memasuki restoran ini, bagian luarnya biasa-biasa saja, tetapi begitu Anda masuk kedalam suasana rumah orang Jepang seakan menyambut Anda. Interior dalamnya sangat bergaya rumah Jepang yang homey. 

Menunya Anda dapat memilih menu set atau menu satuan sesuai pilihan Anda. Intinya tersedia teriyaki ayam, sapi dan ikan girinda. Lalu ada steak dan ramen, sushi dan sashimi, tempura, sukiyaki dan yakitori. Untuk menu pembuka tersedia salad dan gyoza. Makanan penutup bisa mencoba ogura ice cream.

Rasanya ok, walau layanan agak sedikit lambat. Harga memang cukup membuat dompet menipis, karena menu set sekitar 100 ribu termasuk pajak. Tapi jangan kawatir, Anda pasti kenyang.

Restoran ini masih menganut jam operasi tempo dulu, jadi waktu makan siang hanya buka mulai 11.30-14.30 saja, lalu jam 17.30-21.30 baru buka lagi untuk makan malam.

Karena sudah tanggung di jalan Cikini IV, disempatkan mampir ke gado-gado Bonbin. Penjual gado-gado ini sudah buka saat TIM masih digunakan sebagai Kebun binatang, sebelum dipindahkan ke Ragunan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan