Mohon tunggu...
Ananta Ana
Ananta Ana Mohon Tunggu... Peternak - dagingayam.id / marketing

Ayam potong broiler adalah jenis ayam pedaging hasil persilangan dari jenis ayam dengan daya produktivitas tinggi terutama dalam memproduksi dagingnya. Hasil persilangan jenis ayam dengan sistem berkelanjutan sehingga menghasilkan genetik yang lebih baik. Banyak yang menganggap ayam broiler sebagai salah satu unggas yang paling murah dengan produksi yang relatif cepat. Keuntungan yang didapat pasti banyak tetapi harus dibayar menggunakan pemeliharaan yang baik juga. Sebelum mulai beternak ayam potong, peternak harus mempertimbangkan dengan baik, hal utama yang diperlukan oleh ayam pedaging dan cara pemeliharaanya. Ternak ayam potong sudah menjadi hal yang umum dilakukan di Indonesia. Beberapa peternak akan memulainya dari peternakan yang kecil dan kemudian berkembang menjadi peternak ayam yang besar. Begitu pula ternak ayam potong broiler di Indonesia yang saat ini berkembang cukup maju.

Selanjutnya

Tutup

Foodie

Tips Menyimpan Daging Ayam di Freezer

23 September 2022   13:25 Diperbarui: 23 September 2022   13:33 19 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Foodie. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Ayam potong jantan dan betina di Indonesia dibudidayakan secara insentif tanpa membedakan jenis kelamin. Namun pada dasarnya nilai ekonomis, kandungan gizi, dan kebutuhan pakan antara ayam betina dan ayam jantan berbeda. Namun, walaupun begitu peternak tetap membedakan besar kecilnya ukuran ayam. Tetapi akan lebih mudah lagi untuk para peternak membedakan bobot ayam jika, sudah dari awal dibedakan antara ayam betina dan ayam jantan karena pada umumnya bobot ayam jantan lebih besar daripada ayam betina.

Ayam potong jumbo merupakan ayam potong yang memiliki bobot relatif besar biasanya ayam potong jumbo ini berasal dari ayam jantan yang rata -- rata memiliki bobot yang lebih besar daripada ayam betina. Bukan hanya itu saja, ayam potong jumbo ini memang berasal dari ayam broiler dimana ayam broiler memang memiliki postur yang besar karena telah melalui persilangan antar ras ayam yang memiliki gen dengan kualitas baik sebagaimana ayam ini juga diternakkan untuk menjadi besar.

Selain ayam potong jumbo, ayam potong kecil juga banyak dijumpai oleh masyarakat di pasaran, ayam dapat tergolong sebagai ayam potong kecil biasanya memiliki bobot kurang dari satu kilogram per ekornya. Ayam potong kecil ini biasanya digunakan untuk lauk masakan rumah sehari -- hari, sedangkan ayam potong jumbo biasanya digunakan untuk acara -- acara tertentu seperti tasyakuran. Ayam potong kecil juga memiliki harga yang lebih terjangkau dari pada ayam potong jumbo sehingga banyak masyarakat yang lebih memilih ayam potong kecil untuk makanan sehari -- hari karena dengan harga yang cukup terjangkau sudah mendapatkan daging ayam yang dapat dibagi menjadi beberapa bagian untuk lauk saat makan.

Ayam potong karkas, dalam pengertiannya sendiri karkas merupakan daging hewan yang bagian kepala dan kakinya sudah dipotong. Sehingga ayam potong karkas dapat diartikan sebagai daging ayam utuh tanpa kepala dan ceker serta sudah dibersihkan dari jeroan dan bulunya. Ayam potong karkas ini dapat dengan mudah kita temui dipasar karena diperjualbelikan untuk diolah menjadi makanan sehari -- hari oleh masyarakat. Untuk bagian -- bagian yang yang dipisahkan biasanya dijual terpisah oleh para pedagang ayam. Meskipun begitu ayam potong karkas jarang sekali dikonsumsi oleh masyarakat dalam bentuk utuh kecuali sesuai permintaan konsumen ataupun untuk acara tertentu, hal itu karena ayam lebih mudah diolah jika sudah dipotong menjadi beberapa bagian, biasanya ayam potong karkas dipotong dengan jumlah genap.

Ayam potong lapan merupakan jumlah bagian potongan ayam yang paling sering diminta oleh masyarakat, dimana ayam utuh dibagi menjadi delapan bagian. Pada ayam potong delapan ini potongan bagian ayam relevan lebih kecil karena digunakan untuk disimpan agar dapat diolah pada beberapa hari yang akan datang. Ayam potong delapan ini terbagi menjadi dua potong bagian dada, dua potong bagian sayap, dua potong bagian paha atas, dan dua potong bagian paha bawah atau biasa disebut dengan drumstick. Dalam penyimpanan ayam potong ini juga harus diperhatikan bagaimana cara penyimpanan ayam potong dengan baik dan benar agar daging ayam potong tidak hilang zat gizi dan proteinnya, berikut adalah cara menyimpan ayam potong dengan baik dan benar :

  • Tidak perlu dicuci dahulu
  • Mengapa daging ayam yang akan disimpan tidak perlu dicuci terlebih dahulu? Hal itu karena bakteri tidak akan hilang dan dapat menyebar walaupun sudah dicuci menggunakan air bersih, bakteri hanya akan hilang jika sudah dimasak. Oleh karena itu daripada mencucinya kalian dapat merebus daging ayam terlebih dahulu dan membuang air rebusan pertamanya sebelum disimpan sehingga bakteri yang menempel pada daging ayam dapat menghilang.
  • Bagi dan simpan menjadi satu kali masakan
  • Daging ayam yang akan disimpan harus dipisahkan sesuai dengan porsi satu kali masakan bertujuan agar nutrisi dari daging ayam tidak hilang, apabila daging ayam sudah dikeluarkan dari dalam kulkas dan dimasukkan Kembali nutrisi dari daging ayam akan berkurang, dan sisa ayam yang belum terpakai mengandung kontaminan yang dapat merusak bahan makanan lainnya di dalam kulkas.
  • Simpan pada wadah yang tertutup
  • Cara menyimpan daging ayam dengan baik dan benar selanjutnya ialah dengan menyimpan daging ayam di dalam wadah yang tertutup seperti plastic zip lock untuk memastikan bahwa daging ayam tetap kering di dalam kulkas, dan alangkah lebih baik lagi jika setiap bagiannya dipisahkan seperti daging, jeroan, ceker.
  • Simpan Pada Suhu yang Tepat
  • Untuk menyimpan daging ayam biasanya di simpan dii bawah suhu 5 derajar Celsius pada bagian chiller memiliki suhu -4 sampai 6 derajat Celsius biasanya bertahan selama dua hari. Namun jika ingin menyimpan daging ayam lebih lama lagi, kalian dapat menyimpan daging ayam di dalam freezer. Di dalam freezer biasanya memiliki suhu mencapai -20 derajat Celsius suhu ini dapat menyimpan daging ayam dalam kurun waktu yang lebih lama karena pada suhu ini jamur dan bakteri akan sulit untuk berkembang.

Dalam perkembangannya di pasar modern dapat dengan mudah menjumpai daging ayam potong kemasan, dimana daging ayam sudah dikemas rapi dan dibekukan untuk menjaga kesterilan daging ayam. Oleh karena itu daging ayam dibekukan sehingga memperlambat perkembangan bakteri di dalam daging ayam dan daging ayam dapat disimpan dalam kurun waktu  yang lama. Banyak yang khawatir akan kandungan gizi ayam akan hilang jika dibekukan namun pada faktanya kandungan gizi pada daging ayam tetap terjaga walaupun di bekukan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan