Mohon tunggu...
Supli Rahim
Supli Rahim Mohon Tunggu... Dosen - Pemerhati humaniora dan lingkungan
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Menyoal Proses dan Luaran Pendidikan Kita

20 Februari 2021   02:28 Diperbarui: 20 Februari 2021   03:19 197
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bismillah,

Empat tujuan negara kesatuan Republik Indonesia yang terukir indah dalam Pembukaan UUD 1945 sangat baik untuk kita renungkan bersama. Keempat tujuan itu adalah melindungi bangsa dan segenap tumpah darah, mencerdaskan kehidupan berbangsa, memajukan kesejahteraan umum dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Tulisan ini menyoal tentang pendidikan kita. Apakah prosesnya sudah baik? Apakah indikator luarannya sudah baik?

Sistem pendidikan kita

Sistem pendidikan kita ada sisi baiknya ada sisi-sisi yang mesti disempurnakan terus menerus. Di kampus dan atau di sekolah peserta didik sudah mengikuti tata tertib dan tata laksana pendisikan yang memadai. 

Pendidikan kita sudah mencoba membangun karakter (character building), sudah membangun komptensi (competency building) sang peserta didik dan sudah berupaya membangun literasi (literacy building) mereka. 

Banyak kampus dan sekolah si seluruh tanah air mengajarkan karakter yang baik, kompetensi yang memadai dan literasi yang mencukupi. Tetapi sayangnya sistem masyarakat kita mesti terus diperbaiki, demikian juga dengan sistembpolitik dan demokrasi kita perlu disempurnakan dari waktu ke waktu.

Dalam kenyataannya, peserta didik kita di kampus atau di sekolah yang pada awalnya jujur, kerja keras, kerja ikhlas dan kerja cerdas pelalui pendidikan yang baik dan memungkinkan mereka mempunyai kemampuan yang baik dari banyak aapek kehidupan, mengalami degradasi karena mereka mesti beradaptasi di masyarakat dan di dalam sistem masyarakat kita.

Mereka yang tadi kerja keras mengalami perubahan pola berupa kerja santai, mereka yang jujur berubah menjadi tidak jujur, mereka yang kompeten di bidangnya menjadi tidak kompeten karena minimnya peralatan dan sebagainya.

Kualitas yang tangguh

Sudah gencar dicanangkan pada masa lampau hingga saat ini bahwa kualitas atau karakter sumber daya manusia Indonesia mesti dibanguj untuk manusia seuruhnya. Mereka itu mesti punya ketaatan kepada Tuhan YME yang memadai, iman dan taqwa mereka memadai, jujur, kerja keras, kerja ikhlas dan kerja tuntas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun