Mohon tunggu...
Sumiyati Sapriasih
Sumiyati Sapriasih Mohon Tunggu... Food Blogger -

Selanjutnya

Tutup

Inovasi

Menangkal Hoaks Menggalakkan Literasi Digital

10 November 2017   10:46 Diperbarui: 10 November 2017   10:54 751
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Di hari ulang tahun ke 18 The Habibie Center mengadakan seminar tentang Menangkal Hoaks Menggalakkan Literasi Digital pada tanggal 9 November 2017 di Ballroom Hotel Le Meridien dengan tema "Penguatan Demokrasi dan IPTEK Menuji Kemakmuran Bangsa"

Pembukaan sambutan oleh Dr. Ing. Ilham A. Habibe, MBA menjelaskan bahwa melalui seminar nasional ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada public mengenai hoaks dan perang opini beserta konteks social politik yang melatar belakangi kemunculan di media social. Dan ditujukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran public untuk merespon hoaks dan perang opini dengan literasi digital, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan dimasa mendatang.

Sebagai pembicara kunci Prof. Dr. Henri Subiaktoselaku Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menjelaskan bahwa Ciri-ciri politik hoaks adalah :

  1. Menciptakan kecemasan, kebencian, Permusuhan, juga pemujaan berlebihan,
  2. Sumber tidak jelas, tidak ada yang bisa diminta tanggung jawab, atau klarifikasi kebenaran.
  3. Pesan provokatif menyerang dengan kata "Lawan" "Viralkan" "Awas".
  4. Manfaatkan fanatisme agama, ideolagi suara rakyat (Transfer Device)
  5. Menggunakan Buzzer hingga robot untuk mendukung dan menyerang yang berbeda

Dokpri
Dokpri
Pengguna internet di tahun 2006 mencapai 8,1 juta melonjak menjadi 50,6 juta tahun 2016 kebanyakan mayoritas dari pendapatan dan pengeluaran rumah tangga.  

Kecemasan dan Aspirasi kelas menengah Indonesia sudah mencapai 25 % tahun 1999 sedangkan di tahun 2010 mencapai 45 % mayoritas pengguna internet :

  • Apakah saya bisa bayar kartu kredit?
  • Apakah anak saya bisa sekolah?
  • Apakah agama saya mengizinkan riba?
  • Apakah anak saya mengakses pornografi?

Temukan jawabannya dalam diri kita sendiri, yang dapat menghentikan penggunaan internet-pun kita sendiri. Mari pergunakan internet sebaik mungkin, Awasi penggunaan internet pada anak-anak kita, karena generasi penerus bangsa ada pada generasi selanjutnya yaitu anak-anak Indonesia.

Salam Blogger

Sumiyati Sapriasih

Wa No. 089616613396

Email : sumiyatisapriasih@yahoo.com

 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun