Mohon tunggu...
Sugi Arso
Sugi Arso Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Pamulang

Saya senang berorganisasi, mulai dari OSIS, pramuka, dll. Saya senang berdebat walaupun hal sepele tetapi dalam forum, kalau di luar forum saya humoris, saya senang menjadi orang yang membuat tersenyum dan tertawa saat berada di tongkrongan walaupun berbuat konyol dan mempermalukan diri saya sendiri tapi saya senang melihat orang lain tertawa

Selanjutnya

Tutup

Bahasa

Pentingnya Belajar Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah

26 Mei 2022   05:47 Diperbarui: 27 Mei 2022   12:01 456 3 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Bahasa Indonesia adalah sebagai bahasa persatuan bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan untuk bangsa Indonesia yang beragam suku. Tanpa ditetapkannya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, setiap suku yang berbeda budaya dan bahasa akan kesulitan berkomunikasi. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa resmi yang diatur dalam pasal 36 undang-undang Dasar tahun 1945 dan juga dikukuhkan dan diperjelas dalam undang-undang Republik Indonesia No 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Terkadang kita tidak menghiraukan bahasa yang ada di sekitar kita, seperti bahasa daerah, maupun bahasa Indonesia yang kita gunakan sehari-hari tanpa memikirkan bahwa bahasa yang baku atau bahasa tidak baku masih saja digunakan oleh anak-anak zaman sekarang, apalagi pengaruh besarnya itu terdapat dari handphone contohnya, banyak anak-anak kecil yang sudah mengkonsumsi hal-hal dewasa yang seharusnya belum saatnya tontonan tersebut tidak boleh dicerna oleh pikiran mereka akan tetapi, banyak yang menyalahgunakan kewajiban mereka sebagai pelajar yang seharus nya handphone (HP) tersebut digunakan untuk belajar malah untuk hal yang lain. walaupun orang tua itu sayang kepada anak-anak nya dan banyak sekali yang memberikan handphone (HP) kepada anak-anaknya yang bertujuan untuk belajar malah di salah gunakan untuk bermain game, dan bermain sosial media yang belum sesuai dengan umur mereka yang mengakibatkan bahasa yang tidak baku atau bahasa gaul zaman sekarang  akan muncul dan dengan seiring berjalan nya waktu akan terhapus atau terlupakan.

Bahasa daerah atau bahasa reginonal adalah bahasa yang dituturkan disuatu wilayah dalam sebuah negara berdaulat, yaitu disuatu daerah kecil, negara bagian federal, provinsi, atau teritori yang lebih luas. Seperti di daerah kampung halaman saya yaitu desa Tayem Timur, kecamatan Karangpucung, kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Disana saya menemukan komplek rumah yang mengutamakan bahasa Indonesia sejak kecil, namun tidak menguasai bahasa jawa halus yang seharusnya turun temurun di daerah itu terkadang pun bahasa jawa ngapak pun akan tergeser dikarenakan banyak nya orang tua yang mengajarkan anak-anaknya untuk mengutamakan bahasa Indonesia yang mengakibatkan hilangnya bahasa daerah. Dan di lain rumah terdapat keluarga kecil yang mendidik anak-nya dengan bahasa jawa halus atau sering di sebut dengan bahasa jawa kromo. Dikarenakan orang tuanya seorang guru maka dia mengajarkan anaknya bahasa jawa lebih penting dikarenakan itu sudah bahasa yang harus dilestarikan, karena bahasa Indonesia adalah bahasa yang akan selalu di ajarkan dalam semua sekolah mulai dari SD,SMP,SMK maupun mahasiswa. Terkadang saya dan teman-teman saya yang satu organisasi pun malu melihat anak kecil itu yang dengan lancarnya berbahasa jawa halus, sedangkan kami yang sudah dewasa pun masih terpatah-patah berbicara bahasa jawa halus tersebut, padahal di sekolahan di cilacap tepat nya di sekolah SMK NEGERI KARANGPUCUNG, tempat saya sekolah pun terdapat bahasa jawa nya namun susah untuk memahami nya, apalagi disana juga banyak siswa-siswi berbahasa sunda dan mereka pun kesulitan. Di tempat saya tepat nya di cilacap yang sebagian besar berbahasa jawa ngapak karena termasuk dalam Keresidenan Banyumas.
Keresidenan Banyumas atau eks-keresidenan Banyumas adalah wilayah pemerintahan masa Hindia Belanda yang saat ini meliputi Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banjarnegara. Bahasa yang digunakan yang paling terkenal dengn selogan yang sering kita dengar yaitu ora ngapak ora kepenak, yaitu bahasa jawa ngapak yang sering kita dengar di televisi yang selalu menonjolkan kata inyong, enyong ,nyong oleh para artis, penyanyi dan model mulai dari : Lucky Hakim, Diran, imelda soraya dan masih banyak lagi, dan ada juga yang terkenal berdakwah dengan bahasa jawa berdakwah dengan bahasa jawa ngapak yaitu, Ustazah Mumpuni dan Ustad Ulin Nuha.
Dari banyak nya logat jawa yang ada marilah kita menjaga nya bersama-sama agar tidak ada yang punah lagi contoh bahasa daerah yang ada di indonesia yang sudah punah ada 8 yaitu, semuanya ada di wilayah Indonesia timur yakni Maluku dan Papua. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Endang Aminudin Aziz juga menyebut bahasa yang punah di Maluku ada bahasa Kaiely, Moksela, Piru, Palumata,Hukumina. Dari bahasa yang sudah punah marilah kita lestarikan bahasa daerah kita dengan berbagai cara diantaranya,

Berikut cara melestarikan bahasa daerah:
1.      Menerbitkan bacaan atau majalah dengan bahasa daerah setempat.
Karena di era digital sekarang telah jarang dijumpai buku bacaan dengan bahasa daerah setempat,  hanya terdapat majalah yang berbahasa daerah bahkan di era digital sekarang tidak produktif lagi, maka dari itu seharusnya pemerintah memberikan wadah dengan menerbitkan bacaan dengan bahasa daerah. Bukan hanya monoton dalam bentuk cetak, bisa juga membuat inovasi bacaan dalam bentuk digital.
2.      Menggunakan bahasa daerah saat di rumah.
Lingkungan sekitar juga memiliki peran penting dalam pelestarian bahasa daerah, salah satunya adalah keluarga. Umumnya, kini telah jarang dijumpai keluarga yang menggunakan bahasa daerahnya lantaran mayoritas menggunakan bahasa campuran antara daerah dan Indonesia. Contoh saja di dalam kampus yang begitu banyak suku yang terdapat kita sambil belajar bahasa daerah teman-teman mereka juga jadi tahu bahasa daerah kita.
3.      Menyelenggarakan acara yang dapat melestarikan bahasa daerah.
Bahasa daerah kerap kali disandingkan dengan karya daerah lainnya, seperti pagelaran wayang dan juga pagelaran lainnya. Dengan kembali melakukan pagelaran dapat membantu melestarikan bahasa daerah bahkan budaya daerah tersebut.
4.      Bahasa daerah menjadi muatan lokal di sekolah.
Muatan lokal di sekolah umumnya berisikan tentang materi bahasa daerah dan materi pilihan lainnya. Sehingga hendaknya bahasa daerah tetap diadakan dalam muatan lokal di sekolah.
Dari cara-cara tersebut semoga saja bahasa daerah di indonesia akan tetap lestari. Walaupun banyak juga di dalam kampus contohnya, saja menggunakan bahasa jawa ngapak atau bisa dengan bahasa yang lain itu terlihat kuno tetapi dengan cara itulah kita dapat melestarikan nya agar anak cucu kita bisa mengetahui bahasa indonesia itu di turunkan dari leluhur kita, kita hanya bisa melanjutkan dengan cobaan yang banyak mulai dari masuknya, bahasa gaul yang meluas oleh masyarakat umunya digunakan oleh anak-anak muda. Dengan pergaulan saat ini membuat hubungan antara kuno dan modern sangatlah di beda bedakan.

 Di lihat dari situasi tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa penting nya berbahasa Indonesia dan bahasa daerah kita masing-masing terkadang kita sebagai masyarakat lupa akan bahasa daerah nya masing-masing maka dari itu ayo kita sebagai rakyat indonesia yang, patut bangga dengan banyaknya bahasa daerah di indonesia wajib melestarikan bahasa daerah kita masing masing agar tidak punah, karena bahasa daerah adalah salah satu budaya yang wajib anak cucu kita tau bahwa indonesia memiliki banyak ragam bahasa.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan