Mohon tunggu...
Sudarwin Erwin
Sudarwin Erwin Mohon Tunggu... Guru - Guru SMK. Muhammadiyah I Palu

saya suka membaca dan menulis sesuatu yg terjadi disekeliling kehidupan saya.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Ayahku Panutanku

12 November 2022   20:10 Diperbarui: 12 November 2022   20:25 93
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Met hari ayah sedunia, apa kabar ayah hari ini, ayah pasti bahagia ngeliat anak2 dan cucu bahkan cicitx sehat walafiat selalu..ayah hari ini aq kangen banget tidak sekangen dihari-hari biasanya, namun aku sadari ini adalah takdir yang telah memisahkan kita ayah ..ayah tenang disana karena kami anakmu selalu mengirim doa buat ayah...

Aku masih ingat dimasa-masa dimana ayah masih ada  aku selalu di manjain apapun yang aku minta ayah selalu berusaha meskipun itu sulit namun aqu pasti meronta kalau dingat saat itu betapa aku menyuhsahkanmu..maafkan anakmu ini yang telah banyak menbuatmu  harus bekerja keras sewaktu aku masih duduk dibangku sd,smp sampai SMA...

Ayah aku kangen dimasa kita berada di kebun kita bagaimana keindahan alam dan suasana kebun kita yang jauh dari keramaian orang sangat membuat aku senang..ayah pasti tau sekarang ini untuk mengenang masa itu aku membuat kebun meskipun dalam kota karena aku tidak akan perna melupakan darimana aku berasal..

Ayah hasil kebunku saat ini sudah bisa di panen..seperti ayah katakan kalau mengerjakan sesuatu harus tekun biar hasilnya bisa dinikmati.

Ayah betapa aku sangat merindukanmu saat ini ketika orang lain masih punya ayah dan bersenang -senang bersamanya..aqu begitu sedih..andai ayah masih ada sisaat aku sudah bisa membahagiakan ayah apa yang ayah mau aku pasti usahakan seperti ayah melayani aku masih kecil...

Ayah dalam setiap sujudku aku selalu mengirimkam doa untukmu semoga satu hari nanti kita bisa ketemu dialam penantian...alfatiha buat ayah...i love you so much..

Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun