Hobi

Sehatkan Tubuh, Sekaligus Lestarikan Budaya Kita!

18 Februari 2019   13:49 Diperbarui: 18 Februari 2019   15:06 30 1 1

Sebelum teknologi maju seperti sekarang dimana orang menghabiskan waktu luangnya untuk main mobile legend, pubg, atau clash of clan, apakah kalian pernah berpikir bagaimana generasi 90an menghabiskan waktu luangnya bersama teman-temannya?

Untuk kalian generasi 90-an, pasti banyak yang menjawab dengan bermain permainan tradisional untuk mengisi waktu luangnya. Paling tidak, untuk mengisi waktu di sore hari, kalian akan berkumpul bersama teman-teman tetangga, kemudian menggambar kotak-kotak di jalanan depan rumah dengan kapur, dan melompat kesana kemari dengan satu kaki terangkat. Selain itu, untuk yang cewek-cewek nih, sebagian pasti pernah dengan menggunakan baju setelan gambar-gambar tokoh kartun, bersama teman-teman duduk di teras rumah, memantulkan bola dan menangkap biji-biji yang terlempar di lantai. Atau mugkin, kalian juga sering bermain dengan papan yang terdapat 14 lubang kecil dan 2 lubang kecil di ujung kiri dan kanannya.

Nah, untuk kalian generasi 2000-an, apakah kalian tau permainan-permainan di atas namanya apa???

Permainan-permainan di atas namanya adalah engklek, bola bekel, dan congklak atau di beberapa daerah disebut dengan dakon.

Dengan perkembangan teknologi yang semakin maju di tahun 2000-an, permainan pun menjadi makin canggih dan keren. Anak-anak yang lahir di tahun tersebut pun ikut merasakan dampaknya. Dengan internet, kalian bisa tetap bermain perang-perang-an bersama teman-teman dari rumah masing-masing. Pastinya, pengalaman bermain ini menimbulkan pengalaman yang sangat menyenangkan.

Di satu sisi, melalui game online, kalian dapat 'bertemu' dengan berbagai macam orang dari berbagai macam daerah di dunia.

Namun, di sisi yang lain, banyak dari kalian saat ini melupakan betapa pentingnya bertemu secara nyata dengan orang-orang di sekitarmu. Mengabaikan teman yang saat ini ada di hadapanmu dengan hanya fokus ke layar hp mu untuk bermain pubg akan menjadi pemandangan yang sangat menyedihkan. Dengan alasan 'mager' pun, kalian saat ini lebih suka untuk diam di rumah dan fokus menatap layar hpmu.

Begitu banyak yang anak-anak generasi 2000-an dapat lakukan untuk menyelamatkan mata mereka dari radiasi layar hp dan menyelamatkan jiwa mereka dari kesendirian karna kurangnya interaksi dengan manusia lain, yaitu dengan bermain permainan tradisional.

Tidak kalah manfaatnya dengan game zaman sekarang, permainan tradisional juga melatih ketangkasan dan kemampuan berpikir dalam menyusun strategi dalam permainan congklak dan bola bekel. Untuk permainan engklek, keseimbang, otot, dan tulang akan dilatih. Terlebih lagi, permainan tradisional merupakan warisan budaya Indonesia yang tidak seharusnya dilupakan.

Jadi, yuk, berkumpul lagi dengan teman-temanmu dan mainkan permainan tradisional kita!

Sehat untuk badan, sehat untuk jiwa, dan pastinya kita sudah turut dalam gerakan melestarikan budaya bangsa kita!