Mohon tunggu...
Johanes Krisnomo
Johanes Krisnomo Mohon Tunggu... Penulis - Karyawan Swasta

Penulis, YouTuber : Sketsa JoKris Jo, Photografer, dan Pekerja. Alumnus Kimia ITB dan praktisi di Industri Pangan.

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Malas Mandi, Sasaran Empuk Nyamuk DBD

13 Maret 2020   20:18 Diperbarui: 14 Maret 2020   08:48 814
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Info penting, seperti dikatakan oleh Prof. Upik Kesumawati, Kepala Unit Kajian Pengendalian Hama Pemukiman (UKPHP) Institut Pertaninan Bogor (IPB) dalam suatu kesempatan di Jakarta (20/02/19), bahwa  nyamuk sangat suka aroma karbon dioksida dari tubuh manusia.

Dapatlah dipahami, bila ternyata baju-baju bekas pakai sangat disukai nyamuk DBD karena ada sisa karbon dioksida yang melekat pada bau tubuh.

Baju Celana Bekas Pakai.Sumber : www.sheffield.ac.uk
Baju Celana Bekas Pakai.Sumber : www.sheffield.ac.uk
Jauh sebelumnya, hasil penelitian yang dirilis Eurekalert.org, Minggu (2/10/2011), memberi petunjuk bagaimana bau dapat digunakan sebagai perangkap untuk mencegat dan menangkap nyamuk yang sedang mencari mangsa.

Dua ahli entomologi di University of California, Riverside telah melakukan eksperimen untuk mempelajari bagaimana nyamuk Aedes aegypti betina menyebarkan demam berdarah ketika merespons karbon dioksida dan bau manusia.

Penangkap sinyal karbon dioksida pada nyamuk memungkinkannya untuk merespon dengan cepat meskipun jumlah gas karbon dioksida hanya sedikit.

Agar terhindar dari gigitan nyamuk DBD, jelaslah sudah untuk selalu menjaga kebersihan tubuh, yang salah satunya adalah mandi. Lelahnya kerja, tetaplah selalu untuk mandi atau paling tidak membasuh sekujur badan dan ganti baju bersih supaya tak ada banyak tersisa karbon dioksida.

Hindari kebiasaan menggantung baju bekas pakai, dan menyimpan barang-barang yang sudah tak digunakan. Lakukan penggantian serta pembersihan air tergenang di dalam rumah yang berasal dari vas bunga, genangan air pada wadah dispenser air minum, sisa-sia minum hewan peliharaan,  kolam ikan, akuarium dan lain-lain.

Selain kebersihan tubuh, pastikan nyamuk DBD tak lagi mau tinggal di rumah dengan cara menyimpan hanya barang-barang yang diperlukan saja, mengatur sistim pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik.

Buatlah penyegar suasana hati, dengan tanaman pengusir nyamuk, seperti bunga lavender, daun peppermint, serai wangi,dan bunga geranium (tapak dara), yang dapat ditanam di pot atau halaman rumah.

Lavender. Sumber : www.sunset.com/ Photo by Saxon Holt
Lavender. Sumber : www.sunset.com/ Photo by Saxon Holt
Lidah Mertua - Sansevieria Sumber : www.cgtrader.com
Lidah Mertua - Sansevieria Sumber : www.cgtrader.com
Bila ternyata, masih ada gas karbon dioksida, dari tubuh maupun baju-baju bekas yang tergantung dan belum sempat dicuci, atau pun dari sumber cemaran lainnya, masih ada bala bantuan dari tanaman anti polusi.

Tanaman lidah mertua (Sansevieria trifasciata), tanaman anti polusi yang telah terbukti mampu menyerap gas-gas berbahaya, di antaranya gas karbon dioksida yang terdapat di dalam ruangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun