Mohon tunggu...
Sri Melni
Sri Melni Mohon Tunggu... Guru

Sri Melni Guru SMPN 1 Gunung Talang

Selanjutnya

Tutup

Novel

Novel | 30 Hari Berkarya

16 Januari 2020   23:07 Diperbarui: 16 Januari 2020   23:15 29 1 0 Mohon Tunggu...
Novel | 30 Hari Berkarya
20180818-121914-5e208af8d541df5cf46314f2.jpg

Matahari Mulai Bersinar

Subuh yang begitu dingin merasuk kedalam tulang, Haifa bangkit dari tempat tidur untuk melaksanakan tugasnya sebagai Ibu Rumah Tangga. Dia selalau membuatkan sarapan pagi untuk anak dan suami sebelum berangkat bekerja. Jam 6.45 semua udah berangkat menuju sekolah dan tempat kerja masing masing.

Haifa sesampai di sekolahnya dia mendapati para siswa sudah bergotong royong membersihkan lokalnya, tak lama kemudian bel berbunyi pertanda siswa siswi berkumpul di lapangan basket untuk melakukan kegiatan rutinya yaitu pembacaan Sholat Jenazah. Pagi ini adalah giliran dari kelas 7.6. Matahari sudah mulai mengintip di balik awan putih ufuk timur, mengeluarkan senyuman manis pertanda akan bersinar menerangi bumi.

Setelah para siswa memasuki kelas masing masing, Haifa lansung menuju ruang majelis guru untuk melanjutkan pekerjaan yang masih terbengkalai berupa laporan. Namun baru mau bekerja seorang wakur memanggilnya untuk membantu membuatkan jadwal ujuan try out dan segala ADM ujian.Tanpa basa basi Haifa menerima tawaran tersebut dan lansung orat oret konsep, kepanitiaan, ATK yang dibutuh  dan sebelumnya juga koordinasi dengan pimpinan terlebih dahulu,

Beliau meminta agar semua kebutuhan ADM ujian selesai hari ini karena beliau besoknya  akan ada dinas luar yaitu pengambilan soal Tryout.  Haifa menuju ke ruang TU untuk melihat situasi apakah bisa bekerja disana, kebetulan temannya Dera menawarkan Disini saja uni...katanya, Haifa lansung mengambil laptop dan tasnya ke ruang MG dan mulai bekerja di ruang TU, Aitem satu persatu dikerjakan dan lansung di print. 

ak lama kemudian Pimpinan dari sekolah tersebut duduk dekat meja kami bekerja yang kebetulan beliau juga mau pergi, sebelum berangkat beliau pingin makan sedikit aja, nah kebetulan Haifa membawa bekal Nasi putih dan sayur Toge.

Hari ini  Haifa tumben bawa bekal ngak pakai sambal, dan ditawarkan pula ke kepsenya, Haifa merasa salah tingkah agak keaneh anehan, tapi dia tetap PD memberikan bekal tersebut kepada kepseknya bahwa ini hasil karyanya sesudah subuh. Pimpinan pun ngak sungkan sungkan beliau lansung mengambilnya dengan menggunakan piring kecil, entah kenapa Haifa kuarang tau atau beliau basa basi. Sementara beliau masih mencicipi Haifa mencoba carikan sambal untuk beliau yaitu pepes ikan yang enak.

Kepsek pergi Haifa dan temannya tetap bekerja sampai menulis nomor ujian siswa, tak terasa waktu tetap berjalan hingga jam sudah menunjukan jam 13.00, Haifa lansung sholat Dzuhur ke sebelah. Pekerjaan Haifa masih terbengkalai, lalu datang Aina seorang teman Haifa yang juga satu timTPK dia membantu pekerjaan tersebut namun tetap belum kelar. Jam 14.15 suami Haifa menelpon karena ada janjian akan menemaninya ke suatu tempat.

Haifa  lansung beres beres piring yang dibawanya dari rumah untuk kegiatan MKKS kemaren. Piring tersebut dihitung dan di bungkus perlusinnya, tak lama kemudian suami Haifa datang membantu mengangkatnya ke mobilnya. Pulangkah Haifa bersama suami dan lansung ke tempat mereka berurusan yang memakai waktu selama 30 menit saja karena kantor mau ditutup.

Pulang dari sebuah Bank Haifa lansung menuju sekolah anaknya, baru separoh jalan jam masih menunjukan pukul 15.00, eh masih ada waktu mereka pergi makan bakso di depan taman Arosuka, sambil menikmati taman yang indah tempat para remaja bermain sore sore.

Tak lama kemudian Haifa jemput anak anak kesekolah, sampai disekolah anaknya ternyata mereka udah keluar dan lansung naik mobil. Sampai dirumah Haifa sholat dan istirahat tidur sejenak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x