Mohon tunggu...
Sri Endah Mufidah
Sri Endah Mufidah Mohon Tunggu... Guru - Guru PAI di Pemkab Blitar

Menyukai dunia pendidikan

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Menyiapkan Diri Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka

4 September 2022   21:28 Diperbarui: 4 September 2022   21:32 642
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kurikulum Merdeka (Kurmer) sudah mulai diterapkan diberbagai satuan Pendidikan termasuk di Lembaga tempat saya mengajar mulai tahun pelajaran 2022/2023 ini.

Seperti sudah kita ketahui bersama bahwa Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini dengan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter, dan kompetensi peserta didik. Di Kurikulum Merdeka, peserta didik tidak akan lagi 'dipaksa' untuk mempelajari mata pelajaran yang bukan menjadi minat utamanya. Peserta didik bisa dengan 'merdeka' memilih materi yang ingin dipelajari sesuai minat masing-masing. Inilah yang dimaksud dengan konsep Merdeka Belajar. Sumber: ruangguru.com

Selain itu Kurikulum Merdeka mengedepankan Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek. Artinya peserta didik akan mengimplementasikan materi yang telah dipelajari melalui proyek, sehingga pemahaman konsep dari materi bisa lebih mengena. Nama proyeknya adalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Intinya P5 adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi atas permasalahan yang terjadi dilingkungan sekitar. Ciri utama pelajar Pancasila ada enam yaitu, beriman, bertaqwa pada Tuhan Yang maha Esa, berakhlaq mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif, bernalar kritis. Tema P5 ada tujuh yaitu:

  • Kearifan lokal
  • Gaya hidup berkelanjutan
  • Bhineka Tunggal Ika
  • Bangunlah jiwa dan raganya
  • Suara Demokrasi
  • Wirausaha
  • Berekayasa dan bertehnologi untk NKRI

Satuan Pendidikan bisa mengambil satu tema yang dipilih untuk setiap semester. Dan untuk pelaksanaan pembelajaran proyek, sekolah bebas memilih dan menentukan sendiri waktu yang dikehendakinya.

Dengan pembelajaran berbasis proyek, tentu membuat pembelajaran lebih menyenangkan dari pada sekedar mengerjakan latihan soal saja.

Dokpri
Dokpri

Selain konsep Merdeka Belajar, guru juga memiliki kemerdekaan dalam mengajarnya. Konsep merdeka mengajar adalah bahwa sekolah, guru dan murid memiliki kebebasan dalam berinovasi  dan menerapkan berbagai variasi serta metode pembelajaran sehingga pembelajaran berpihak dan bisa menyenangkan  murid.

Sudah saatnya guru mempraktekkan berbagai tehnik pembelajaran sehingga bisa merubah situasi kelas dari yang menegangkan menjadi menyenangkan. Pembelajaran tidak harus berkutat dengan materi ajar yang harus tuntas dalam waktu tertentu karena peserta didik memiliki jangka waktu yang lebih lama untuk menyelesaikan pembelajarannya.

Dokpri
Dokpri

Langkah pertama Implementasi Kurikulum Merdeka di mulai kelas 1 dan 4 saja, kemudian secara bertahap, dua tahun kedepan semua kelas sudah menerapkan kurikulum ini. Jadi pada tahun 2024 diharapkan semua sekolah sudah fully implemented (secara penuh sudah menerapkan Kurmer).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun