Mohon tunggu...
Lyfe

PaletteWear, Rencana Pembentukan "Brand" Baru yang Menyasar Generasi Milenial

1 Juni 2018   21:30 Diperbarui: 1 Juni 2018   22:00 381
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Masyarakat Urban pada saat ini sangat gemar mengekspresikan diri mereka melalui berbagai hal, seperti melalui hobi yang mereka gemari, melalui eksistensi mereka di sosial media, bahkan sampai baju maupun aksesoris-aksesoris pendukung lain yang mereka kenakan. 

Seringkali outfit yang digunakan oleh seseorang menggambarkan kepribadian maupun ciri khas orang tersebut, seperti jenis baju yang biasa dipakai, pemilihan tas dan sepatu, serta aksesoris pendukung lainnya. Untuk berekspresi melalui outfit tersebut, seseorang memiliki pilihan untuk menggunakan jenis fashion yang sesuai dengan kepribadian mereka, dan mereka juga dapat memilih warna dari outfit tersebut yang sesuai dengan keinginan mereka. 

Setiap orang memiliki preferensi yang sangat beragam terhadap warna yang mereka sukai. Apabila dihadapkan dengan pilihan yang berupa warna, maka akan menghasilkan pilihan yang begitu banyak. Inilah yang menjadi inspirasi dari PaletteWear untuk menghasilkan beragam pilihan outwear, topi, tas, dan sepatu dengan beragam warna yang dapat menjadi media bagi seseorang untuk mengekspresikan dirinya secara lebih bebas.

Nama PaletteWear sendiri terinsipirasi dari kata palette atau palet, yang merupakan alat berbentuk lempeng yang menyerupai perisai yang biasa digunakan oleh pelukis untuk menaruh berbagai warna cat, biasa disebut dengan palet warna (palette). Pemilihan nama tersebut mengandung filosofi bahwa beragam warna yang ada dapat menciptakan sebuah karya baru pada clothing dan apparel brand yang berawal dari imajinasi serta terinspirasi dari berbagai karakter yang dimiliki oleh setiap orang.

Identifikasi Peluang Bisnis

Peluang bisnis pada sektor tekstil dan garmen sangatlah menjanjikan, dimana pada bisnis ini terus bertumbuh seiring dengan pertumbuhan populasi penduduk. Apabila dapat mengambil kesempatan dengan baik, dan tentunya dapat membaca kemauan konsumen melalui riset yang telah dilakukan, maka peluang pada bisnis ini sangat terbuka lebar, terlebih penulis juga telah mendapatkan pengalaman dalam melakukan pengelolaan pada brand tas spextrum, khususnya pada bidang marketing.

Hambatan Dalam Pengembangan

Hambatan dalam melakukan pengembangan bisnis ini adalah bagaimana menemukan konveksi yang tepat dan telaten dalam mengerjakan setiap produksi palettewear, serta menemukan supplier bahan baku yang memiliki kualitas serta koleksi bahan baku seperti kain yang lengkap.

Perencaanaan Business Model Canvas PaletteWear

1. Customer Segments

Customer Segments merupakan pembagian customer Palettewear menjadi kelompok-kelompok yang mempunyai perilaku dan kriteria tertentu. Sehingga Palettewear dapat memfokuskan diri dan produknya untuk melayani kelompok customer. Palettewear memiliki segmen yang luas, namun juga dapat menjadi representasi dari remaja, seniman, orang yang senang bergaul, dan pribadi yang aktif. Segmen tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan produk palettewear.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun