Mohon tunggu...
siti nurmaidah
siti nurmaidah Mohon Tunggu... MAHASISWA UIN MLG

Positiv thinking

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Pembiasaan Penerapan Literasi pada Anak

18 November 2019   02:40 Diperbarui: 18 November 2019   02:43 0 0 0 Mohon Tunggu...
Pembiasaan Penerapan Literasi pada Anak
dokpri

dokpri
dokpri
TK Muslimat NU Supit urang, Pronojiwo, Lumajang. Merupaka sekolah untuk  anak usia dini,  mulai dari umur 4-6 tahun, Sekolah ini menerapkan pembelajaran pembiasaan, seperti pembiasaan berdoa, mencucitangan sebelum makan, pembiasaan membaca, pembiasaan menulis, dan lain-lain. 

Hal ini di Ulang-ulang setiap hari yang bertujuan, supaya anak terbiasa melakukan sesuatu hal yang baik mulai sejak dini sampai dewasa nanti. Hal ini juga termasuk dalam pembelajaran literasi. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui apa itu pengertian literasi.

Anak usia dini adalah anak yang baru lahir sampai usia enam tahun (0-6) tahun , yang  mana masa ini ialah masa keemasan  ( golden  age ) dan sekaligus masa dalam  tahapan kehidupan manusia, yang akan menentukan perkembangan anak untuk masa selanjutnya. Masa ini merupakan masa yang tepat untuk mengembang kan kemampuan fisik, bahasa, sosiol emosional, konsep diri, seni, moral dan nilai-nilai agama.

Untuk mengembangkan fisik motorik halus terhadap anak yaitu dengan  menerapkan pembelajaran literasi. Literasi sendiri mempunyai ma'na atau arti, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI DARING) bahwa literasi adalah 1.  kemampuan menulis dan membaca 2. Kemampuan atau keterampilan dasar dalam bidang atau aktifitas tertentu 3. Kemampuan indifidu dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup.

Sedangkan  menurut Neufeldt dalam Sumarwan (2016: 1) menyatakan bahwa literasi dalam kamus Webster's New World Collage Third Edition adalah keadaan atau kualitas menjadi berpengetahuan tertentu, (a) kemampuan untuk membaca dan menulis, (b) kemampuan pengetahuan atau kemampuan. Literasi didefinisikan sebagai kemampuan untuk menggunakan bahasa dan gambar dalam bentuk yang kaya dan beragam untuk membaca, menulis, mendengarkan, berbicara, melihat, menyajikan, dan berfikir kritis tentang ide-ide (Abidin, 2015: 49).

Adapun berdasarkan pandangan Cope and Kalantzis dalam Abidin (2015: 54) literasi merupakan elemen terpenting dalam proyek pendidikan modern. Literasi pada proyek pendidikan bagi anak di era yang sudah modern bukan hanya hal kecil melainkan sudah menjadi hal terpenting yang digunakan pada proses pembelajaran, pada saat pendidik memberikan stimulasi dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis harus memberikan kegiatan menarik dan menyenangkan dengan menggunakan kemajuan teknologi yang ada.

Tidak lah mungkin untuk menerapkan  Penerapan  literasi  terhadap anak usia 4-6 tahun secara langsung, karena anak usiadini mempunyai prinsip bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain.  penerapan literasi yang tepat adalah mengenalkan huruf, angka yang  berukuran besar,dan gambar dengan berbagai macam warna atau anak mewarnai angka, huruf dan gambar yang ber ukuran besar tersebut. dengan kegiatan tersebut dapat meningkatkan  kemampuan perkembangan kemampuan motorik halus si anak.

Dan penerapan ini membutuhkan pembiasaan yang dilakukan setiap harinya, tidak hanya guru yang bisa menerapkan pembiasaan literasi anak, orang tua pun mampu menerapkan nya di rumah. Untuk itu penerapan pembiasaan literasi pada anak sangatlah penting, itu di karenakan akan membiasakan  anak dari usia dini sampai deasa nanti.

Daftar Pustaka

2016 Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI) DARING. http://kbbi.kemdikud.go.id/entri/literasi, 16 November 2019.

Noivita Sari "Aktivitas Bermain, Perkembangan Literasi Awal Dan Tempat Penitipan Anak (DAYCARE)" http;//jurnal.untirta.ac.id/index.php/viewFile/5634/4071, diunduh pada November 17 November 2019.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x