Mohon tunggu...
Siti Nazarotin
Siti Nazarotin Mohon Tunggu... Guru

Dunia jadi indah karena kata-kata, maka rangkailah kata sebaik dan sejujur mungkin

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Menyembelih Hewan Qurban, Sudah Berapa Kali Anda Lakukan?

1 Agustus 2020   16:47 Diperbarui: 1 Agustus 2020   16:49 49 20 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menyembelih Hewan Qurban, Sudah Berapa Kali Anda Lakukan?
Dok.pri

Selamat Hari Raya Idul Adha bagi yang merayakannya, semoga kita selalu dalam ketaatan kepada Allah SWT dalam suasana bagaimanapun dan di manapun berada.

Seiring dengan datangnya Hari Raya Idul Adha, umat Islam seluruh dunia menjalankan ibadah Shalat Idul Adha di masjid, mushalla maupun di rumah masing-masing, tentunya karena masih suasana Pandemi Corona, maka protokol kesehatan tetap harus diikuti.

Hari Raya Idul Adha disebut juga Hari Raya Qurban.

Hari Raya Idul Adha atau sering disebut dengan Hari Raya Qurban, di mana bagi umat Islam yang sudah mampu secara ekonomi, sangat dianjurkan untuk menyembelih hewan Qurban. Bisa kambing, sapi maupun unta.

Di Indonesia demikian juga. Hewan qurban yang  umum disembelih adalah kambing dan sapi. Dari tahun ke tahun, kesadaran akan perintah berqurban semakin tinggi. Ini bisa dibuktikan semakin banyaknya hewan yang disembelih oleh masyarakat Indonesia.

Bahkan kesadaran akan perintah berqurban ini tidak hanya bagi kalangan berkecukupan saja, namun akhir-akhir ini tak jarang kita lihat dan baca, kisah-kisah inspiratif dari orang-orang yang sebenarnya secara ekonomi menurut kaca mata kita termasuk orang yang kekurangan.

Serba kekurangan tak jadi penghalang untuk berqurban

Misalnya kisah seorang pemulung yang setiap harinya menabung sedikit demi sedikit rupiah selama setahun terkumpul dan dengan semangatnya memberikan uang hasil tabungan tersebut kepada panitia qurban yang ia percaya.

Dan masih banyak lagi kisah-kisah serupa. Yang kalau dinalar seakan tak masuk akal. Orang-orang yang kita pandang kekurangan dan layak untuk mendapatkan pembagian daging qurban, justru mereka sangat gigih untuk menyisihkan penghasilannya yang jauh lebih sedikit dibandingkan kita, untuk berqurban.

Kisah-kisah di atas seharusnya menyadarkan kita yang secara ekonomi jauh lebih baik. Punya rumah yang standart dengan segala perabotan lengkap. Sepeda motor lebih dari satu yang kita miliki, pun tak jarang roda empat secara mudah bisa dibeli dan didapat.

Baju-baju yang tidak murah bisa dibeli kapanpun kita mau. Smartphone yang harga paling murah pasti bilangan genap 1 jeti, bahkan tak jarang dengan harga yang mahal bisa dengan ringannya kita beli.

Lalu sudah berapa kalikah kita menyembelih hewan qurban? Satu kali, dua kali atau belum pernah sama sekali.

Tahun ini saya diberi kesempatan untuk berqurban

Tulisan ini sebenarnya yang pertama dan utama adalah sebagai peringatan untuk saya pribadi. Meskipun masih banyak orang yang jauh lebih mapan secara ekonomi dibandingkan dengan saya. Namun saya sangat sadar bahwa masih banyak pula orang yang kekurangan di luar sana.

Tahun ini kesadaran saya tiba-tiba muncul. Seakan terbangun dari mimpi. Bekerja puluhan tahun dan menghasilkan banyak uang, saya kemanakan uang itu? Anda juga pernah merasakan hal ini?

Untuk biaya sekolah dan kuliah anak? Baiklah ini masih bisa dimaklumi. Lalu selebihnya? Pastilah bisa ditebak untuk apa. Ya, untuk urusan dunia.

Namun tak usah menyesal, sepanjang hayat masih di kandung badan, masih ada kesempatan kita berbuat kebaikan. Masih banyak kesempatan untuk beramal dan berbagi.

Dok.pri
Dok.pri
Alhamdulillah tahun ini Allah mengingatkan saya, untuk berbagi kepada sesama dengan menyembelih hewan qurban. Tak hendak riya', karena saya tahu akan bahaya riya'. Saya hanya ingin berbagi cerita yang mungkin pembaca mempunyai kisah yang sama dengan saya.

Jumlah hewan qurban yang kita sembelih ya sesuaikan dengan kemampuan kita. Yang bisa mengukur adalah kita sendiri. Kalau orang lain sudah mampu menyembelih sapi, sedangkan kita mampunya masih kambing, ya jangan memaksakan diri.

Luruskan niat sebelum melakukan qurban.

Melakukan apapun itu, takkan terlepas dari niat
Luruskan niat, bahwa niat kita berqurban adalah semata-mata menjalankan perintah Allah serta berharap atas ridlaNya.

Dengan niat yang kuat, Insya Allah kita akan dipermudah dalam berbagi dan beramal, termasuk menyembelih hewan Qurban.

Tahun pertama satu kambing, semoga tahun-tahun berikutnya bisa menyembelih lagi, syukur-syukur bisa bertambah jumlahnya.

Sungguh rasanya nikmat sekali bisa berbagi dengan sesama. Berbagi kepada sesama itu bisa berupa apa saja, tidak hanya daging qurban. Anda yang sudah sering dan terbiasa berbagi, pasti juga merasakan hal yang sama.

Tujuan berqurban

1. Menyembelih hewan qurban sebagai manifestasi dari perintah Allah yang telah dijelaskan dalam Al-Qur'an Surat Al Kautsar ayat 2 yang artinya: " Maka dirikanlan shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah".

2. Untuk meneladani kisah Nabiyyullah Ibrahim Alaihis Salam dan putranya yaitu Nabi Ismail Alaihis Salam. Nabi Ibrahim, manusia mulia yang ikhlas mengorbankan putranya untuk disembelih, karena perintah Allah. Nabi Ismail, anak yang sangat taat kepada orang tua, yang tidak melakukan protes bahkan rela disembelih.

3. Sebagai perwujudan rasa syukur kita kepada Allah atas segala nikmat dan karunia yang telah kita miliki, hal ini dijelaskan juga dalam Al-Qur'an Surat Ibrahim ayat 7 yang artinya: "Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

Lalu masih ragukah kita untuk melakukannya? Kemarin dan hari ini belum berkesempatan berqurban? Masih ada dua hari lagi, yaitu tanggal 12 dan 13 Dzulhijjah, yaitu besuk dan lusa. Uang di tabungan belum cukup untuk beli kambing?

Maka kita semua berharap, semoga diberikan umur panjang dan kecukupan rezeki, semoga tahun depan, kita bisa menyembelih hewan Qurban. Aamiin

Satu kalimat sebagai penutup, Harta kita tidak akan berkurang hanya untuk berqurban. Tidak percaya? Banyak yang telah membuktikan. Sekarang giliran anda.

Demikian artikel saya tentang berqurban, semoga bermanfaat.

Siti Nazarotin
Blitar, 1 Agustus 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x