Mohon tunggu...
Septian Ananggadipa
Septian Ananggadipa Mohon Tunggu... So let man observed from what he created

Pejalan kaki dunia

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

Morgan Stanley Cs Hengkang dari Pasar Modal Indonesia, Kenapa Ya?

6 Juni 2021   08:21 Diperbarui: 6 Juni 2021   08:22 205 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Morgan Stanley Cs Hengkang dari Pasar Modal Indonesia, Kenapa Ya?
Sumber ilustrasi: ft.com

Bulan Mei menjadi periode yang kurang mengenakkan bagi pelaku pasar modal Indonesia, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih cenderung menurun bahkan sempat anjlok hingga level 5.700-an.

Kini berita mengejutkan kembali hadir, bahkan tidak main-main, Morgan Stanley resmi memutuskan menarik diri dari bisnis sekuritas di pasar modal Indonesia.

Informasi ini menambah panjang rentetan sekuritas asing yang cabut dari tanah air, tercatat sebelumnya Nomura pada Juli 2019, Merril Lynch pada November 2019, dan Deutsche Bank pada April 2020.

Padahal, IHSG baru saja melewati badai "Sell in May", kini harus kembali waspada atas dampak hengkangnya Morgan Stanley Cs dari pasar modal tanah air.

Menarik untuk melihat lebih jauh, kenapa ya sekuritas asing justru memilih hengkang dari Indonesia?

Pamor Indonesia Turun?

Dalam berita resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Penilaian Perusahaan I Geda Nyoman Yetna Setya menyampaikan bahwa salah satu penyebab Morgan Stanley memutuskan menutup bisnis sekuritasnya di Indonesia adalah dampak penurunan weightings negara-negara Asia Tenggara di Morgan Stanley Capital International (MSCI) sehingga kurang memenuhi skala ekonomis bagi sekuritas asing.

Perlu kita ketahui, MSCI adalah grup usaha Morgan Stanley di bidang jasa investasi. Perusahaan ini aktif merilis indeks-indeks terkait investasi baik global maupun regional.

Turunnya weightings atau pembobotan ASEAN di MSCI bisa diartikan dalam beberapa hal seperti kinerja dan prospek investasi di ASEAN, khususnya di Indonesia cenderung melemah di mata investor asing.

Namun, ketika sekuritas asing memutuskan untuk hengkang dari pasar modal Indonesia, tentu tidak hanya melihat faktor prospek investasi saja.

Karena jika dilihat dari rapor kinerja IHSG selama 2020, bisa dibilang mampu bertahan dari dampak pandemi dengan cukup baik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN