Mohon tunggu...
Septian Ananggadipa
Septian Ananggadipa Mohon Tunggu... So let man observed from what he created

Pejalan kaki dunia

Selanjutnya

Tutup

Finansial Pilihan

Cryptocurrency, Hati-hati Membeli Mimpi

31 Mei 2021   22:56 Diperbarui: 4 Juni 2021   08:20 169 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cryptocurrency, Hati-hati Membeli Mimpi
Sumber gambar: mindmatters.ai

Mata uang kripto atau cryptocurrency menjadi topik perbincangan yang sangat kekinian. Cryptocurrency paling populer yaitu Bitcoin, terus menerus rally mencetak rekor tertinggi, sontak mata uang kripto menjadi buah bibir di berbagai media hingga obrolan warung kopi.

Uniknya, di penghujung Mei 2021 harga Bitcoin tiba-tiba langsung terjun bebas hingga 50% dalam waktu satu minggu! Penurunan harga Bitcoin tentu diikuti longsornya harga mata uang kripto lain seperti Ethereum, Tether, atau Doge.

Saat harga terbang tinggi, dibicarakan, kini harga terjun bebas juga tak habis diperbincangkan. Memang benar-benar fenomenal masalah per-koin-an ini.

Semua orang pun tahu, mata uang kripto memiliki volatilitas yang sangat tinggi bahkan bisa dibilang ekstrem. Penurunan harga yang sangat drastis kali ini dipicu beberapa sentimen negatif.

Salah satu yang menarik adalah beberapa pernyataan dari Elon Musk, sang Technoking of Tesla ini menyebut bahwa penciptaan (mining) Bitcoin menghabiskan energi yang sangat tidak ramah lingkungan, dan kemudian tidak lagi menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran Tesla. Selain itu, beberapa negara juga semakin keras dalam membatasi laju cryptocurrency.

Volatilitas ekstrem ini seharusnya menjadi pengingat bagi khalayak, bahwa membeli kripto itu seperti membeli mimpi. Lho, bagaimana bisa?

Apa sih yang Dibeli dari Cryptocurrency?  

Mata uang kripto atau cryptocurrency banyak diartikan sebagai aset digital, tentu saja tidak ada benda fisik ataupun fungsi fisik sebagai underlying-nya. Namanya juga digital, toh.

Jika dilihat lebih dalam, mata uang kripto ini sejatinya adalah sebuah digital project yang diciptakan oleh sekumpulan orang atau biasa disebut developer. Berawal dari Bitcoin di tahun 2009 hingga terus berkembang pesat jenis mata uang kripto sampai saat ini.

Disebut sebagai mata uang kripto karena digunakan sebagai alat tukar secara digital menggunakan sistem blockchain dan dilindungi atau dienkripsi secara kriptografis.

Saat diperdagangkan, developer mata uang kripto ini merilis whitepaper (seperti semacam prospektus di pasar saham) yang menggambarkan deskripsi project mata uang kripto yang mereka kembangkan, personel developer yang terlibat, sistem yang digunakan, berikut fitur dan rencana pengembangannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN