Mohon tunggu...
Selvia Indrayani
Selvia Indrayani Mohon Tunggu... Guru - Guru, penulis, wirausaha, beauty consultant.

Pengajar yang rindu belajar. Hanya gemar memasak suka-suka serta membukukan karya dalam berbagai antologi. Sesekali memberi edukasi perawatan diri terutama bagi wanita.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Pernikahan Usia Dini, Jangan Sampai Terjadi

9 Juli 2021   23:09 Diperbarui: 9 Juli 2021   23:55 212 23 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pernikahan Usia Dini, Jangan Sampai Terjadi
https://lifestyle.kompas.com

Hari ini saya dikejutkan oleh tingkah salah satu anabul yang pernah menghilang beberapa hari di akhir bulan Mei. Tiba-tiba perangainya menjadi liar dan mengeong tidak karuan. 

Tidak berselang lama, di lantai terdapat bercak darah. Ternyata, si anabul melahirkan di usia yang masih dini. Entah ini kelahiran prematur atau keguguran namanya. Intinya saya merasakan aneh dan ada rasa tidak terima.

Menyeruak kembali kenangan akhir Mei saat dia menghilang. Perasaan sakit masih ada, saat seekor kucing jantan tua datang menghampiri anabul yang masih berusia 4 bulan (kala itu). 

"Wah, ini akibat perkawinan dini,"pikirku dalam hati. Rasa kasihan terhadap anabul yang melahirkan di usianya yang masih belum cukup umur membawaku berpikir pernikahan dini dalam kehidupan manusia.

Baik kucing, maupun manusia, perlu ada batas minimal perkawinan jika ingin selamat. 

Ketika saya cermati, ada tiga hal yang membuat anabulku bisa hamil di usia yang belum matang. Kehamilan yang mengakibatkan nyawa anaknya menghilang, yaitu:

1. Pergaulan

Si Anabul yang satu ini memang berbeda dibandingkan dua saudaranya. Dengan siapa saja dia suka 'Sok Akrab', 'Sok Berani', dan 'Sok Dekat'. 

2. Suka keluyuran

Paling susah jika meminta anabul yang satu ini masuk rumah malam hari. Kadang harus mencari dahulu, baru mau masuk rumah. Sementara dua saudaranya sudah tidur pulas. 

3. Adanya kucing jantan yang menanti

Sebelum anabul menghilang di akhir Mei, selalu ada kucing pejantan yang menanti. Sudah berkali-kali disingkirkan, tetapi masih saja mencari perhatian dan ingin mengawini anabul.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN