Mohon tunggu...
Selva Rafania Haifa
Selva Rafania Haifa Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Varian Baru, Covid-19 di Indonesia Kapan Berakhir?

1 Agustus 2021   15:02 Diperbarui: 1 Agustus 2021   15:11 35 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Varian Baru, Covid-19 di Indonesia Kapan Berakhir?
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Varian Baru, Covid-19 di Indonesia Kapan Berakhir? 

Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2, yang pertama kali terjadi di Wuhan Cina pada tanggal 31 Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat ke Indonesia hanya dalam waktu beberapa bulan. Indonesia pertama kali mengkonfirmasi kasus Covid-19 pada 2 Maret 2020. Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua orang Indonesia positif terjangkit virus Covid-19 yaitu perempuan berusia 31 tahun dan ibu berusia 64 tahun.

Covid-19 menimbulkan gejala gangguan pernafasan akut seperti demam diatas 38C, batuk dan sesak nafas bagi manusia. Selain itu dapat di sertai lemas, nyeri otot, dan diare. Pada penderita Covid-19 yang berat, dapat menimbulkan pneumonia, sindroma pernafasan akut, gagal ginjal bahkan sampai kematian.  Covid-19 menular melalui kontak fisik dan droplet (percikan cairan saat bersin dan batuk).  

Varian baru Covid-19 sudah masuk ke Indonesia, varian baru tersebut yaitu B117, B1351 dan B1617. B117 disebut varian Alpha berasal dari Inggris ditemukan pada September 2020, B1351 varian Beta berasal dari Afrika Selatan ditemukan pada Mei 2020 dan B1617 varian Delta yang bermutasi ganda dari India ditemukan pada oktober 2020. Menurut Jubir vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid Varian B.117 ini diketahui memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi sekitar 36 sampai 75% dibandingkan dengan jenis virus yang beredar sebelumnya," katanya pada konferensi pers secara virtual, Selasa 4 Mei 2021. 

Varian Beta dianggap lebih mudah menginfeksi orang yang berusia muda, Varian ini juga membawa mutasi yang disebut E484K, yang membantu virus menghindari sistem kekebalan seseorang. 

Varian Delta juga mudah menular dengan cepat dan mampu menghindari respons imun tubuh. Sejak awal ditemukan kasus hingga Juni 2021 infeksi varian Delta sudah menyebar ke 74 negara dan sudah menjadi dominan di India dan Inggris. Infeksi varian Delta diketahui lebih sering ditemukan pada orang dewasa muda. Di Inggris, penelitian menemukan bahwa anak-anak dan orang dewasa di bawah umur 50 tahun hampir tiga kali lebih berisiko untuk terinfeksi varian ini.


Gejala yang ditimbulkan dari B117 atau varian Alpha yaitu Batuk terus-menerus, sakit dada dan demam, kehilangan indera rasa dan bau, sakit kepala, kelelahan, nyeri otot, diare, kebingungan dan ruam kulit. Gejala varian B1351 atau varian Beta umumnya mirip dengan gejala Covid-19 secara umum, tetapi Covid-19 varian Beta diketahui lebih kebal terhadap beberapa jenis pengobatan. 

Namun, penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa gejala Covid-19 varian Beta cenderung lebih ringan pada orang yang telah mendapatkan vaksin Covid-19, seperti vaksin Sinovac, Pfizer, dan Moderna. Gejala varian B1617 atau varian Delta yaitu sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, batuk, sesak napas, sakit kepala, kelelahan, kehilangan indera perasa atau penciuman.

Satgas Covid-19 mengumumkan pada 18 Juli 2021 ada penambahan 44.721 kasus baru Covid-19 di Indonesia. Penambahan itu menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 2.877.476 orang. Jika kasus Covid-19 terus melonjak setiap harinya sampai kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir? 

Upaya pemerintah untuk menghetikan laju penyebaran Covid-19 yaitu menerapkan kebijakan PPKM darurat atau pembatasan aktivitas masyarakat sejak 3 Juli diperpanjang sampai 2 Agustus 2021 PPKM level 4. Aturan PPKM Level 4 bisa merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. 

Vaksinasi juga merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi laju penyebaran Covid-19. Manfaat vaksinasi yaitu menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mendorong terbentuknya kekebalan kelompok dalam masyarakat, meminimalkan dampak ekonomi sosial.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x