Mohon tunggu...
Tisna Prenanto
Tisna Prenanto Mohon Tunggu... profesional -

Alumni UGM dan Pendidikan Pemuda Lemhannas RI Angkatan III, Saat ini saya sedang belajar tentang CSR dan Kesejahteraan Sosial pada program Magister di Universitas Indonesia. Selain itu aktif menjadi pengurus Junior Chamber International Indonesia (National Vice President), aktif sebagai Pendamping Sosial Ekonomi Masyarakat, serta Konsultan dalam bidang CSR, GCG dan Risk Managemet di Jakarta \r\n\r\nKontak : 085647770712\r\n

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi

Fasilitas Ibadah di PRJ Kemayoran Buruk

27 Juni 2013   10:04 Diperbarui: 24 Juni 2015   11:21 211 0 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Ya....sejak hijrah ke jakarta untuk melanjutkan kuliah, akhirnya baru hari ahad kemarin saya mencicipi yang namanya PRJ di Kemayoran.

Turun dari taxi sekitar jam 9, didepan gerbang disambut orang yang masih muda menawarkan tiket undangan gratis miliknya seharga 20rb/tiket (padahal harga tiket asli 30rb). akhirnya saya mau beli itu tiket ...ya lumayan....mahasiswa..... bisa hemat 10rb.

SIngkat cerita, setelah mengelilingi PRJ, dan melihat lihat barang abrang serba diskon 70% (tapi aja tetep mahal, kami berpoikiran  itu barang pasti dah di naikin), dan melihat lihat pameran Agama lain di lantai (yang luas, berac)paling atas gd PRJ,

Jam tangan menunjukan waktu dzuhur.....carilah kami mushola terdekat mealui bantuan seorang securiti

Kaget bukan kepalang, tempat seluas PRJ musholanya...yaaa ampun.... antrian panjang.... tempat sholatnya hanya cukup untuk 3 baris....

celetukan seorang temen,'' ini namanya diskriminasi, dan pelanggran ham, mau sholat aja susahnya minta ampun di PRJ KEmayoran, siapa sih yang punya?

q jawab ajah '' Murdaya Poo

Mohon tunggu...

Lihat Birokrasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan