Mohon tunggu...
Sandi Sriwanto
Sandi Sriwanto Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Politik

Ini Alasan Kenapa HBA Masih Pantas Memimpin Jambi Lagi

20 November 2015   15:10 Diperbarui: 20 November 2015   15:28 40
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

[Pasangan Hasan Basri Agus-Edi Purwanto dalam Pilkada Gubernur Jambi 2015 (sumber foto: google)]

Kesejahteraan suatu negara salah satunya tercermin dari seorang pemimpinnya. Apakah rencana kerjanya bersama jajaran terkait sudah terealisasikan atau belum. Apakah hal tersebut berdampak baik atau buruk untuk rakyatnya. Kesuksesan itulah yang kemudian menjadi tolok ukur seorang petahana layak diusung kembali memimpin rakyatnya lima tahun ke depan.

Adalah Hasan Basri Agus, petahana Gubernur Jambi periode 2010-2015 yang maju lagi dalam pencalonan pada Pilkada Jambi 9 Desember mendatang. Sebenarnya faktor apa saja yang membuat pria yang sering dipanggil HBA ini untuk maju lagi? Beberapa program kerja HBA selama menjabat diklaim banyak membawa perubahan bagi masyarakat Jambi. Setidaknya ada beberapa alasan kenapa HBA masih pantas memimpin Jambi lagi:

  1. Rumah Bedah

Program bedah rumah adalah salah satu program HBA ketika sejak pertama kali menjabat sebagai Gubernur Jambi pada 2010 silam. Program ini ditujukkan bagi rakyat Jambi yang tempat huninya tidak layak.

Seperti yang dilansir antaranews.com, Hasan Basri Agus (HBA) menyatakan seorang pemimpin tidak rela melihat warganya hidup dalam kemiskinan, karena itu dirinya akan terus memprioritaskan program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sampai tahun 2014, terhitung sudah 19.000 rumah yang dibedah Pemrov Jambi di bawah komando HBA sebagai gubernur.

  1. SAMISAKE (Satu Milyar Satu Kecamatan)

Pada prinsipnya, program SAMISAKE ini merupakan diferensiasi dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) dari pemerintah pusat yang disalurkan ke daerah-daerah melalui pemerintah daerah yang bersangkutan. Di Jambi sendiri, program SAMISAKE ditujukan mengakselerasi percepatan pembangunan di sana dengan basis kegiatan di kecamatan dengan alokasi dana sebesar 1 milyar rupiah bertujuan mengurangi ketimpangan pembangunan antar wilayah, meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan denyut perekonomian di desa.

Salah satu program yang menggunakan dana SAMISAKE adalah di bidang pendidikan dan perawatan rumah sakit bagi warga Jambil.  Mengutip newskpkjambi.com, Program Samisake Jamkesmasda RS Raden Mattaher, Tiga tahun berjalan, sampai Oktober 2013 terdapat 43.892 Kasus.

Dimana Tahun 2011 terealisasi untuk 3.634 Kasus, terdiri dari untuk pasien Rawat Jalan 777 Kasus, dan Rawat Inap 2.857 Kasus.Tahun 2012, terialisasi sebanyak 29.919 Kasus. Terdiri Rawat Jalan sebanyak 13.024 Kasus, dan Rawat Inap 16.895 Kasus. Tahun 2013, terdapat 10.339 Kasus, terdiri dari Kasus Rawat Jalan sebanyak 7.790 Kasus, dan Rawat Inap 2.549 Kasus.

  1. JAMBI EMAS 2015

JAMBI EMAS merupakan akronim dari program HBA yakni Ekonomi Maju, Aman, Adil, dan Sejahtera. Harapan HBA selama pemerintahannya, perekonomian masyarakat Jambi bisa maju, keamanan bisa terjamin, keadilan dijunjung tinggi, dan yang pasti kehidupan sosial masyarakat di sana sejahtera. Salah satu program nyata dari Jambi EMAS ini adalah penyaluran SAMISAKE untuk warga. Dengan program ini pun, HBA mengklaim selama tiga tahun terakhir ini pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi terus mengalami peningkatan, yang pada 2013 mencapai 8,5 persen dengan laju inflasi yang mampu dikendalikan.

Selain tiga program unggulan di atas, HBA juga dibanjiri penghargaan selama masa pemerintahan, di antaranya berturut-turut meraih dua penghargaan PU Tingkat Nasional. Selain itu ia juga menerima penghargaan Bintang Maha Putra Utama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun