Mohon tunggu...
Elang Salamina
Elang Salamina Mohon Tunggu... Freelancer - Serabutan

Ikuti kata hati..itu aja...!!!

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Kamala Harris dan Puan Beda Kasta, Siapa Bakal Ukir Sejarah

3 November 2020   17:30 Diperbarui: 3 November 2020   17:37 433
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar : Kamala Harris - Puan Maharani : Tempo.co - Edit : Elang Salamina

Bahkan, sejarah baru dunia politik AS akan kembali akan tercipta jika dia dengan Joe Biden akhirnya mampu mengalahkan calon petahana. Donald Trump dengan Mike Pence. 

Lalu, mampukah Kamala Harris mengukir sejarah? 

Dikutip dari Tirto.id, dalam jajak pendapat nasional, Senin(2/11) pukul 16.00 waktu setempat, pasangan Joe Biden - Kamala Harris memang lebih diunggulkan. Mereka mampu unggul dari Donald Trump. Yaitu 52 berbanding 48 persen. 

Sebagai catatan, polling BBC ini merupakan jajak pendapat nasional individu yang dilaksanakan dalam 14 hari terakhir. 

Sementara, dalam sebagian besar jajak pendapat nasional yang dilangsungkan sejak awal tahun, Biden pun masih unggul dari Trump. Dia telah mendapat suara lebih dari 50 persen dalam beberapa bulan terakhir dan memimpin 10 poin dalam beberapa kesempatan. 

Namun begitu, rujukan di atas hanya merupakan hasil jajak pendapat atau survei. Hasil sesungguhnya tentu masih harus ditentukan dalam pertarungan sebenarnya pada hari H mendatang. 

Lagi pula, berkaca pada pengalaman Pilpres AS 2016 lalu, Donald Trump mampu memporak porandakan prediksi banyak pihak. Kala itu hampir semua pengamat menjagokan Hillary Clinton menjadi Presiden AS. Namun, nyatanya Donald Trump lah yang berhak melenggang mulus ke Gedung Putih. 

Puan Bisa Jadi yang Pertama 

Sama halnya dengan Kamala Harris yang telah menorehkan sejarah baru bagi ranah politik AS dengan menjadi wanita kulit hitam pertama yang menjadi cawapres, sepertinya di Indonesia pun kemungkinan besar bakal tercipta sejarah baru. Pelakunya adalah Puan Maharani. 

Seperti diketahui, Puan Maharani sejauh ini digadang-gadang bakal maju pada Pilpres 2024 mendatang. Politisi PDI Perjuangan ini wacananya tidak akan didapuk sebagai calon presiden, tetapi sebagai calon wakil presiden terlebih dahulu. 

Kemungkinan ini merujuk pada terjalinnya hubungan mesra antara PDI Perjuangan dengan Partai Gerindra. Dengan komposisi koalisi ini sudah hampir dipastikan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang bakal diusung jadi capresnya. Meski partai banteng merupakan pemenang pemilu 2019 lalu. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun