Mohon tunggu...
Elang Salamina
Elang Salamina Mohon Tunggu... Freelancer - Serabutan

Ikuti kata hati..itu aja...!!!

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Pecah Kongsi Dua Besan, Zulhas "Caper" dan Amien Rais yang "Ketinggalan Kereta"

13 Agustus 2020   23:33 Diperbarui: 13 Agustus 2020   23:58 937
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

SEPANJANG sejarah perjalanan politik di tanah air, bukan hal aneh jika kita kerap disuguhkan dengan segala bentuk perpecahan hanya gara-gara berbeda pandangan atau pilihan. 

Masih mending, jika perpecahan tersebut terjadi di kalangan bawah atau kelompok akar rumput. Ini terjadi mungkin karena pemahaman atau kurangnya pendidikan politik yang mereka dapatkan. 

Akan tetapi, apa jadinya jika perpecahan itu terjadi pada kalangan elite. Tentu saja, hal tersebut cukup menggelikan. 

Sebagai contoh perpecahan yang penulis yakin sudah menjadi rahasia bersama adalah antara Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkipli Hasan dengan mantan Ketum partai yang sama, Amien Rais. Lucunya, kedua tokoh politik senior tanah air ini berbesanan. 

Perpecahan itu sendiri mulai memanas saat Kongres Nasional PAN pada 11 Februari lalu. Pada kongres itu, Zulhas kembali terpilih menjadi Ketum parta berlambang matahari terbit tersebut untuk kedua kalinya, mengalahkan calon lain yang didukung Amien Rais, yaitu Mulfachri Harahap. 

Puncak dari indikasi keretakan dua besan ini makin mencuat, setelah Amien Rais melalui akun youtubenya mengeluarkan pernyataan pedas. Mantan Ketua MPR ini mengungkapkan, bahwa dirinya telah didepak dari partai yang didirikan olehnya sendiri. Dan, faktanya, dia memang sama sekali tidak masuk dalam susunan kepengurusan pusat periode 2020-2025. 

Sejak didepak dari PAN, Amien mulai bergerilya untuk menggerogoti keutuhan partai yang disebut-sebut lahir dari rahim era reformasi dimaksud. 

Pertama-tama, Amien Rais mendeklarasikan diri akan membentuk partai baru, meski hingga hari ini masih belum jelas apa nama partai yang akan didirikannya. 

Tak lama kemudian, tiba-tiba saja putranya Hanafi Rais keluar dari PAN dan mengundurkan diri dari anggota DPR RI periode 2019-2024. 

Tidak hanya itu, Amien Rais juga terus "menyerang" setiap langkah yang dilakukan oleh Zulhas, dengan pernyataan-pernyataannya yang cukup tajam dan pedas. 

Salah satu contoh serangan teranyar Amien Rais terhadap Zulhas adalah saat besannya tersebut mengutarakan akan menjadi mentor Gibran Rakabuming Raka yang akan maju Pilwakot Solo 2020. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun