Mohon tunggu...
Saiful
Saiful Mohon Tunggu... Lainnya - Pelajar/Mahasiswa

Mahasiswa Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Polemik Vaksinasi di Tengah Pandemi

30 Januari 2021   21:45 Diperbarui: 30 Januari 2021   21:49 287
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Vaksinasi COVID-19 di Indonesia kini tengah menjadi sorotan publik. Presiden Jokowi pun turut serta mengambil peran dengan menjadi orang pertama yang disuntik Vaksin di Indonesia. Hal itu disiarkan secara langsung melalui akun Youtube TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Joko Widodo dijadwalkan bakal disuntikkan vaksin Covid-19 buatan Sinovac hari ini, Rabu (13/1/2021) pagi.


Terkait dengan ceremonial Vaksinasi Covid -19 tindakan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi sebagai orang yang pertama melakukan vaksinasi merupakan hal yang memang sudah seharusnya dilakukan oleh beliau selaku pemimpin dari Negara ini. Hal tersebut juga sangat lumrah dilakukan sebagai bentuk dari tanggung jawab Presiden kepada warga negaranya untuk menjamin keamanan dan juga membuktikan efektivitas daripada vaksin tersebut.

Selain Presiden, para jajaran pejabat tinggi di Indonesia serta artis yang mempunyai pengaruh di Indonesia pun turut serta menjadi orang-orang yang disuntik vaksin seperti Raffi Ahmad, Bunga Citra Lestari dan masih banyak lagi.

Hal tersebut juga dilakukan sebagai bentuk rebranding daripada penggunaan vaksin itu sendiri di Indonesia. Kemudian juga Presiden Jokowi akan menerima suntikan vaksin Covid-19 yang kedua pada Rabu (27/1/2021).

Hal tersebut diharapkan dapat membuktikan bahwa vaksin sangatlah aman untuk dilakukan karena Presiden pun telah 2 kali menerima vaksinasi untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dengan demikian, vaksin Sinovac telah mendapat izin untuk digunakan dalam vaksinasi.

Dari proses ceremonial vaksinasi Perdana sendiri yang ditayangkan di Youtube dan juga menjadi pemberitaan kita, ada beberapa pesan yang menjadi highlight, yakni perkataan dari bapak Jokowi "saya sampaikan bahwa vaksin covid 19 untuk masyarakat adalah gratis" dilansir dari Official INews (13/1/2021). 

Serta pada saat menyampaikan kata sambutan dari tokoh tokoh di Indonesia juga banyak yang menyampaikan bahwa vaksin ini aman dan merupakan bentuk penyelesaian melawan covid-19. Hal yang disampaikan bersifat sangat persuasif yakni sangat mengajak masyarakat untuk tidak takut dan juga melakukan vaksinasi. Pesan komunikasi public yang disampaikan ini sangatlah berdampak bagi pola pikir dari masyarakat sendiri. Bahwa pemerintah sudah membuktikan kalau vaksinasi sangatlah aman untuk digunakan. 

Tetapi di satu sisi terdapat beberapa penolakan terkait dengan vaksinasi ini sendiri. Salag satunya ialah Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP Ribka Tjiptaning yang tengah menjadi sorotan publik setelah secara tegas menolak vaksin Covid-19 dan rela membayar denda karena tidak mau divaksin.

Ribka Tjiptaning pun menyampaikan penolakan vaksin Sinovac yang berasal dari China tersebut langsung pada saat rapat kerja Komisi IX DPR Bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, pada Selasa (12/1/2021).

"Kedua, kalau persoalan vaksin saya tetap tidak mau divaksin maupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin, saya sudah 63 tahun nih. Misalnya hidup di DKI Jakarta semua anak cucu saya dapat sanksi Rp5 juta mending saya bayar," ujarnya di dalam rapat tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun