Mohon tunggu...
Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori Mohon Tunggu... Menulis

Pernah bekerja di lembaga penyiaran, berdomisili di Sungailiat (Bangka Belitung)

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi Pilihan

ASN Bekerja dari Rumah, Apa Benar Bekerja?

1 Mei 2020   07:02 Diperbarui: 1 Mei 2020   07:25 382 23 7 Mohon Tunggu...

Jangan bawa pekerjaan di rumah. Jangan bawa masalah di kantor ke rumah. Jangan campur adukkan urusan antara di kantor dan rumah. Serentetan kata-kata ketika seorang atasan kepada stafnya di suatu instansi pemerintah, bahkan ada atasan yang tidak mau melayani bila di hubungi di rumah. 

"Di kantor saja," ketus atasan. 

Apa yang saya tangkap dari beberapa percakapan yang saya dengar termasuk yang saya alami. Terbukti Apartur Sipil Negera (ASN) tidak dianjurkan bekerja di rumah dan jangan membiasakan menyesuaikan pekerjaan kantor di rumah. 

Ketika pandemi Corona, kondisi yang dihadapi ASN menjadi  berubah. Pembatasan jumlah orang berkumpul termasuk di tempat kerja sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus Covid -19. Jadilah ASN bekerja di rumah. Sehari bekerja di rumah sehari bekerja di kantor. Apa yang ASN kerjakan di rumah? Apa benar ASN bekerja di rumah? 

Situasi pandemi Covid-19 berpengaruh kepada menurunnya pelayanan seiring dengan  berkurangnya berbagai kegiatan. Otomatis akan mengurangi pelayanan. Kecuali bentuk pelayanan langsung seperti pelayanan kesehatan, keamanan, kebersihan, sosial yang tidak bisa dilakukan dari rumah. Untuk pelayanan yang lain dapat dilakukan secara daring. 

Saya ambil contoh aktifitas di instansi yang ngurusin olahraga, yakni Dinas pemuda dan olahraga. Seluruh kalender olahraga tahun ini dihentikan, bahkan anggaran yang tersedia untuk kegiatan seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Kejuaraan Daerah (Kejurda), Liga Sepakbola Pelajar, dan lain-lain telah dialihkan untuk penanganan covid-19. Segala urusan administrasi juga akan berkurang, apa lagi yang bisa dikerjakan di kantor?Kesibukan paling terlihat dibagian keuangan diakhir bulan dan awal bulan untuk mempersiapkan dan membayar gaji pegawai. Ketika berada di rumah tidak ada urusan kantor yang harus dikerjakan. 

Sebagai bukti apa yang saya ungkapkan tadi. Seorang ASN di dekat tempat saya tinggal, bila jadwal hari bekerja yang mengharuskan berkerja dari rumah ia berkebun di lahan disebelah rumah. Artinya apa? Ini bukti ASN tidak mengerjakan tugas kantor. Sama halnya dengan ASN yang ibu rumah tangga ketika jadwal bekerja di rumah bukannya kerja urusan kantor tapi ngurusin rumah tangganya. 

Kebijakan bekerja dari rumah bagi ASN untuk menyelamatkan citra ASN tidak libur ketika pandemi. Sama halnya dengan siswa sekolah di minta pihak sekolah belajar dari rumah. Bila tidak ada tugas dari gurunya yang dikirim secara online tidak tahu apa yang bisa dilakukan. Bahkan ada yang tidak sama sekali berkomunikasi karena keterbatasan sarana. 

Begitu pula dengan ASN bila tidak ada kreativitas, maka tidak produktif ketika berkerja dari rumah. Peluang kreartifitas bagi ASN dapat dilakukan dengan aktifitas menulis. Bila mereka sebagai admin media sosial kantornya dapat membuat konten memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait dengan misi instansi tempatnya bekerja. Mereka yang bekerja sebagai Humas pemerintah, guru, Pustakawan, dan instansi lain dapat membuat tulisan artikel terkait dengan profesi masing-masing ASN yang bisa dikirim via blog, website, media cetak dan lain-lain. 

Kalau saya bekerja dari rumah tetap produktif ya menulis saja. Salah satunya menulis di Kompasiana. Ketika kantor minta bukti foto bekerja dari rumah saya kirimkan foto lagi mengenakan seragam dinas hari itu dan bukti nulis di Kompasiana. Ternyata bisa diterima atasan. Bereskan. Dijamin tidak berbohong, benar-benar berkerja saat mendapat jadwal bekerja dari rumah. 

Sekedar berbagi pengalaman di tengah pandemi. ASN bisa tetap produktif saat bekerja dari rumah. Tapi bisa saja  tidak bekerja sama sekali terkait dengan profesinya. 

Salam dari pulau Bangka. 

Rustian Al'Ansori 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x