Mohon tunggu...
Rushans Novaly
Rushans Novaly Mohon Tunggu... Administrasi - Seorang Relawan yang terus menata diri untuk lebih baik

Terus Belajar Memahami Kehidupan Sila berkunjung di @NovalyRushan

Selanjutnya

Tutup

Inovasi

Inilah Perkawinan Blue Core vs Pertalite

4 September 2015   14:49 Diperbarui: 4 September 2015   15:08 212
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption caption="Blue Core Performa Teknologi Terbaru Yamaha"][/caption]

Jangan bayangkan perkawinan ini seperti perkawinan Nyi Loro Kidul, sang penguasa laut selatan denganseorang Pangeran dari jenis manusia. Perkawinan ini melibatkan dua unsur kekuatan teknologi. So, perkawinan ini penuh dengan balutan teknologi terbaru demi sebuah kualitas, kehandalan dan tentunya ramah lingkungan. Green Technology.

Satu pasangan, Blue Core adalah teknologi teranyar dari Yamaha, Produsen sepeda motor kelas dunia yang telah malang melintang di dunia otomotif. Yamaha secara rutin mengikuti hampir semua kejuaran dunia . Mulai balapan kelas regional hingga kelas MotoGP. Teknologi mesin Yamaha terus berkembang seiring perkembangan dan kebutuhan sepeda motor yang efisien, handal dan bertenaga. Selama dua tahun teknologi Blue Core dikembangkan dan mulai dikenalkan pada publik di Indonesia pada ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) di JCC, Jakarta pada tanggal 29 Oktober 2014.

BLUE melambangkan Yamaha pada dunia balap (race) dan memiliki Image Fun & Exitement. Sedang CORE melambangkan bentuk pikiran dan inti dari teknologi.

Teknologi Yamaha generasi Blue Core menghilangkan peran konvensional karburator dan mengganti dengan sistem injeksen untuk meminimkan asupan bahan bakar hingga 50% . Untuk dapur pacu teknologi Yamaha Blue core berhasil meminimalkan panas dan gesekan sehingga tarikan lebih responsif dengan akselerasi tenaga yang didapat sebesar 9,52 PS dan Torque menyentuh angka 9,6 Nm.

Itu dari sisi responsif, Teknologi Yamaha Blue Core juga digadang gadang handal. Karena menggunakan bahan baku kuat dan ringan. Teknologi balap menjadi acuan , Diacyl Cylinder dan Forged Piston dibenamkan karena terbukti kuat dan ringan. Kehandalan ini memungkinkan sepeda motor Yamaha akan punya usia panjang. Forged Piston diketahui 3 kali lebih kuat dari piston konvensional dan 3 kali lebih ringan karena terbuat dari campuran Alumunium dan silikon.

Yamaha generasi Blue Core memiliki sistem pendingin yang jempolan . Kehandalan ini berkat adanya oil jet piston cooler yang punya tugas melepas panas di ruang bakar. Kisi kisi silinder dibuat lebih rapat dan tipis yang juga turut mengurangi efek panas ruang bakar.

Penggunaan Forged piston dan Diacyl Cylinder berkualitas tinggi karena kerja dapur pacu dialirkan dari dua komponen penting ini. Sepeda motor adalah kendaraan bermotor dengan jumlah putaran RPM yang sangat tinggi dan hanya mengandalkan satu silinder dan satu piston (SOHC) . Berbeda dengan kendaraan roda empat yang memiliki banyak silinder (valve) dengan banyak piston. Memang ada beberapa jenis sepeda motor yang sudah menggunakan teknologi dua silinder, biasanya sepeda motor bongsor dengan cc besar biasanya diatas 200 CC.

Namun untuk lebih jelasnya , apa sebenarnya piston dan apa fungsinya. Nah, cikidot. Piston adalah sumbat geser yang terpasang didalam sebuah silinder mesin pembakaran dalam silinder hidrolik , pneumatik dan silinder pompa. Jadi jelas Piston dan Silinder adalah sahabat sejati yang tak terpisahkan. Keduanya mempunyai tugas berat dan selalu dalam posisi ekstrem.

***

Satu pasangan yang lain, Pertalite. Namanya memang masih baru, terdengar asing. Pertalite adalah jenis bahan bakar yang didesain PT Pertamina khusus untuk pemakaian kendaraan bermotor sehari hari. Dengan kandungan oktan 90 bebas timbal .

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun