Mohon tunggu...
Rully Moenandir
Rully Moenandir Mohon Tunggu... Administrasi - TV and Movie Worker

Seorang ayah dari 4 anak yang bekerja di bidang industri televisi dan film, serta suka sekali berbagi ilmu dan pengalaman di ruang-ruang khusus sebagai dosen maupun pembicara publik. Baru buat blog baru juga di rullymoenandir.blogspot.com, setelah tahun 2009 blog lamanya hilang entah kemana.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Transaksi International? Perhatikan SWIFT Code, IBAN, dan BIC

21 Januari 2019   17:21 Diperbarui: 21 Agustus 2020   23:19 64448
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sejak saya tinggal di Jerman tahun 2004, orangtua saya seringkali menggunakan jasa layanan bank untuk mengirimkan uang saku dari Indonesia. Begitu juga saya, terkadang ada pemasukan uang dari hasil kerja sampingan yang sering saya kirim ke rekening saya di Jakarta.

Belum lagi, saat itu saya sedang "gila" bermain Texas Hold 'M Poker dan sering beli chip pokernya (maklum newbie, jadi sering kalah) lewat kawan saya di Jakarta, jadi harus transfer uangnya dulu, untuk kemudian dikirimkan chip sejumlah uang tadi. Kenapa beli di teman di Jakarta? karena harga chip poker di Jakarta jauh lebih murah daripada beli di penjual-penjual juga di belahan dunia lain, dan di teman saya itu...JAUH LEBIH MURAH LAGI!!!

Untuk transaksi bank secara Internasional tadi, jelas dibutuhkan lebih dari Nama Pemilik Rekening, Nama Bank, Cabang, dan Nomor Rekening saja, layaknya kita melakukan transaksi sehari-hari di dalam negeri. 

Memang saya punya account PayPal dan bisa juga transfer via Wire Transfer semacam Western Union, tapi lebih ribet deh rasanya buat yang di tanah air. Belum lagi ketika kita terima, harus bawa ID, PASPOR, dan MELDEN BESTAETIGUNG, dll untuk kelengkapan pencairan dana.

Seperti halnya KODE UANG yang ada di tiap lembar uang kertas kita yang beredar yang teregistrasi secara internasional, Bank juga memiliki KODE KHUSUS, agar uang yang dikirimkan ke rekening tujuan bisa tercatat, terawasi, dan sampai dengan tepat ke penerima.

====

(Dokpri)
(Dokpri)
Secara Internasional, ada beberapa istilah yang sering digunakan untuk transaksi antar rekening. Ada SWIFT CODE, IBAN, dan BIC.

Kita bahas satu per satu dulu deh ya...

SWIFT CODE, atau Society for World-wide Interbank Financial Telecommunications yaitu kode unik berupa HURUF KAPITAL sebanyak 6-8 buah (ada juga yang menuliskan sampai dengan 11 huruf KAPITAL, di mana tiga huruf terakhir berupa huruf XXX, yang dimiliki setiap bank untuk keperluan transfer uang dari dan ke luar negeri). Setiap bank memiliki SWIFT CODE sendiri, dan tidak ada yang sama antara satu bank dengan yang lain.

IBAN, yang kepanjangannya International Bank Account Number, digunakan untuk bertransaksi dengan bank-bank di Eropa. Mengingat daratannya sangat luas, besar, maka perlu digunakan kode khusus terkait hal-hal tadi. Tanpa kode ini, kita tidak memungkinkan untuk mengirimkan uang ke rekening di Eropa. IBAN memiliki 22-30 rangkaian huruf dan angka, dimana masing masing negara diwakili 2 Kode Huruf negaranya, lalu diikuti dengan KODE KHUSUS, kemudian KODE KANTOR CABANG dan kemudian diikuti oleh nomor rekening penerima.

misal (fiktif) : akan transfer ke Jerman, ke bank Deutsche Bank Tiergarten (951051), nomor rekening 12345678. Maka akan tertulis DE 836526 951051 12345678

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
  13. 13
  14. 14
  15. 15
  16. 16
  17. 17
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun