Mohon tunggu...
Rudy W
Rudy W Mohon Tunggu... Lainnya - dibuang sayang

Ngopi dulu ☕

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Menyusul Amerika Serikat, Kini Australia pun Turut Menekan Cina

23 April 2020   09:36 Diperbarui: 23 April 2020   10:08 610
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Fox News melaporkan disebabkan lemahnya standar keamanan di laboratorium itu, telah menyebabkan virus itu terlepas dan hinggap di pasar hewan, dimana untuk pertama kalinya virus korona mulai menyebar.

Ketika ditanya dalam konferensi pers soal  kemungkinan virus korona berasal dari laboratorium di Wuhan, Trump menjawab dia sudah mendengar hal itu.

"Kita sedang selidiki hal itu,"kata Trump.

Dan ketika para wartawan menanyakan lagi apakah hal itu dibicarakan dengan Presiden Cina Xi Jinping ketika berbicara lewat telepon. Trump menjawab, "Saya tidak ingin membahasnya, tidak pantas sekarang," kata Trump.

Menurut Trump saat ini Amerika Serikat sedang ingin membina hubungan baik dengan Cina. AS sangat tergantung dari Cina untuk mendapatkan suplai APD yang kini sangat dibutuhkan tenaga medis di sana.

Donald Trump juga meragukan keakuratan data-data yang disampaikan Cina mengenai korban virus korona yang menyerang negara tirai bambu itu. "Angkanya sepertinya sedikit lebih ringan," ujar Trump.

Sebelumnya para pejabat intelijen AS menuding Cina memberikan data yang tidak sama tentang jumlah kematian di negara tirai bambu itu.

Akan tetapi, Cina membantah tudingan itu, dan mengatakan Cina telah berbuat terbuka dan transparan, dan Cina balik menuding Amerika Serikat berusaha mengalihkan perhatian.

Kendati Trump marah, akan tetapi dikatakannya dia ingin sedang membina hubungan baik dengan Xi Jinping.

Setelah Amerika Serikat, kini giliran Australia menggugat Cina. Dan usulan upaya penyelidikan sumber virus korona yang dilontarkan PM Australia Scott Morrison itu telah memicu kegeraman pemerintah Cina.

Upaya Scott Morrison juga mendapat dukungan dari parlemen. Parlemen Australia bahkan mempertanyakan Cina pasal tranparansi pandemi yang kini meluluhlantakkan dunia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun