Mohon tunggu...
Rudy W
Rudy W Mohon Tunggu... Lainnya - dibuang sayang

Ngopi dulu ☕

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Pilihan

Indonesia-Filipina, Bersaudara dalam Bahasa

12 Desember 2019   07:18 Diperbarui: 12 Desember 2019   07:57 210
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Banyak kesamaan soal bahasa antara Indonesia dan Filipina (inspirada.com)

Ada sekitar 10.000 kata dalam Bahasa Filipina dan Bahasa Indonesia yang memiliki kemiripan. Menurut Soehardi, jumlah tersebut cukup banyak, mengingat jumlah kosakata Indonesia ada sekitar 100.000-150.000 kata.

Yang bersangkutan (Soehardi) adalah seorang guru Bahasa Indonesia di Davao, Pulau Mindanao, Filipina. Pada kurun waktu 1991-2018, Soehardi mengajarkan Bahasa Indonesia di Lembaga Pemerintahan, dan Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta di Davao.

Soehardi yang kini memegang jabatan sebagai Kepala Biro Kerjasama dan Kantor Internasional, Universitas Bhayangkara Jakarta, mengatakan, kemiripan tersebut terdiri dari:

- Bentuk kata agak berbeda, tapi artinya sama

- Sama bentuk kata, tapi artinya berbeda

- Ada pula yang yang baik kata maupun artinya sama

- Ada juga kata-kata dalam Bahasa Filipina yang mirip dengan Bahasa Daerah di Indonesia

Contoh kata yang sama bentuk tapi berbeda makna: saya (bahagia), harapan (di depan), salamat (terimakasih), dapat (harus dilakukan), bapak (paman).

Mirip dengan bahasa daerah di Indonesia: tulong (tulung=tolong), kaliwa (kiwa=kiri), kanan (tengen=kanan), taon (taun=tahun), ikaw (kowe=kamu), ako (aku=saya), sampu (sepuluh=sepuluh), siyam (sanga=sembilan), walo (wolu=delapan), pito (pitu=tujuh), anim (enem=enam), lima (lima=lima), apat (papat=empat), tatlo (telu=tiga), dalawa, loro=dua), isa (siji=esa/satu).

Kata yang bentuk dan makna sama: ubi, uban, sakit, kamera, kambing, itik, bayar, bawang, asin, asap, dan anak.

Menurut Soehardi, orang Filipina modern mengakui mereka punya kedekatan dengan Indonesia, baik dari segi bahasa maupun budaya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun