Mohon tunggu...
Ronny Rachman Noor
Ronny Rachman Noor Mohon Tunggu... Lainnya - Geneticist

Pemerhati Pendidikan dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Piala Dunia Sepak Bola 1958 Awal Kebangkitan Brazil dan Pele

30 Oktober 2022   09:54 Diperbarui: 30 Oktober 2022   10:07 914
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Di piala dunia 1958 Brasil untuk pertama kalinya menjuarai Piala dunia. Photo:  AP Photo 

Piala dunia sepak bola yang babak final pertamanya dimulai tahun 1930 ini memang dalam perjalannya penuh dengan peristiwa dan dinamika.

Di tahun 1938 Italia berhasil mempertahankan gelar juara dunia sebelum piala dunia FIFA dihentikan karena adanya Perang Dunia II.

Perang Dunia II sempat menghentikan perhelatan akbar sepak bola dunia ini selama 12 tahun dan akhirnya di tahun 1950 Piala Dunia kembali dilaksanakan

Piala Dunia 1958

Piala dunia sepak bola tahun 1958 yang dilaksanakan di Swedia  memang sudah lama berlalu, namun di piala dunia ini banyak sekali tercatat peristiwa menarik termasuk  sikap Indonesia, Sudan dan Turki yang menolak bermain dengan Israel yang menyebabkan ketiga negara ini tidak masuk kualifikasi piala dunia.

Piala  Dunia 1958 yang diikuti oleh 16 tim elit sepakbola dunia menggunakan sistem grup yang dikombinasikan dengan sistim gugur.


Piala Dunia 1958 yang telah melaksanakan   35 pertadingan yang  menghasilkan sebanyak 126 gol ini dianggap sebagai era kebangkitan sepak bola Brazil yang sebelumnya belum diperhitungkan sebagai kekuatan utama sepakbila  dunia.

Piala dunia ini ternyata diikuti oleh negara sepakbola yang cukup bervariasi seperti Inggris, Argentina, Uni Soviet.  Sebaliknya Uruguay juara dua kali piala dunia gagal kualifikasi sehingga tidak mengikuti piala dunia yang bergengsi ini.

Di pila dunia 1958 ini juga dunia menyaksikan keterpurukan Argentina yang kalah dlam dua pertandingan dan kebobolan 10 gol yang membuat Argentina menempasi posisi grup terbawah.

Keterpurukan Argentina ini sekaligus mengundang kemarahan penggemarnya ketika kembali ke Argentina dengan sambutan yang sangat tidak bersahabat.

Di piala dunia ini juga tercipta jumlah gol yang terbanyak dalam satu pertandingan  yang dihasilkan oleh satu tim yaitu Perancis yang berhasil menciptakan 13 gol.

Kebangkitan Brazil dan Pele

Pada Piala dunia 1958 ini Brazil keluar sebagai juara dengan mengalahkan tim tuan rumah Swedia di babak Final.

Gelar yang diperoleh oleh Brazil ini merupakan gelar juara piala dunia pertama sekaligus melambungkan pemain yang belum dikenal dunia yaitu Pele.

Piala dunia 1958 yang  melahirkan pesepakbola lagendaris Pele. Photo: thesefootballtimes.co 
Piala dunia 1958 yang  melahirkan pesepakbola lagendaris Pele. Photo: thesefootballtimes.co 

Pada Piala Dunia 1958 tersebut Pele baru berusia 17 tahun dan dalam 2 pertandingan pertamanya Brazil Pele tidak diturunkan.

Namun pada empat pertandingan berikutnya Pele diturunkan dan berhasil membuat kejutan dengan mencetak 6 gol.

Pele tercatat sebagai pemain  termuda dunia yang berhasil mencetak gol di piala dunia ketika bermain dengan Wales dengan usia  yang baru mencapai 17 tahun dan 239 hari.

Tidak hanya sampai disitu saja ketika Brazil berhadapan dengan Wales di perempat Final Pele berhasil pencetak gol.

Momen Pele berhasil mencetak hat-trick ketika di babak semi final ketika melawan Perancis lah membuat dunia mulai memperhatikan Pele.


Puncaknya di babak final  ketika Brazil berhadapan dengan tuan rumah Swedia Pele berhasil menyumbangkan 2 gol untuk kemenangan Brazil dengan skor 5-2 dihadapan 50 ribu penonton di Stadiun Rasunda di Stockholm..

Tidak pelak lagi piala dunia 1958 merupakan era kebangkitan Brazil dan Pele  yang kelak akan menorehkan tinta emas dalam perjalanan sejarah piala Dunia.

Rujukan: satu, dua, tiga, empat, lima

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun