Mohon tunggu...
Ronny Rachman Noor
Ronny Rachman Noor Mohon Tunggu... Lainnya - Geneticist

Pemerhati Pendidikan dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Jack Ma dan Reputasi Tiongkok di Tengah Pandemi Korona

26 April 2020   08:56 Diperbarui: 26 April 2020   10:01 334
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bantuan bahan dan peralatan memerangi vurus korona mencapai 150 negara. Photo: Reuters

Sosok Jack Ma tokoh sentral Alibaba memang sudah banyak dikenal sepak terjangnya dalam dunia bisnis dan ekonomi.

Di tengah tengah pandemi  korona Jack Ma melakukan langkah penting dengan meluncurkan slogan "One world, one fight!" dan "Together, we can do this!" untuk membantu dunia mengatasi pandemi korona.

Gerakan Jack Ma ini bukan hanya sampai dengan sebatas selogan saja namun diikuti dengan langkah nyata bergerak dalam membantu negara di dunia dengan bahan dan peralatan yang diperlukan untuk memerangi virus korona ini.

Sampai saat ini tercatat bahwa gerakan kemanusiaan Jack ma ini sudah menggapai 150 negara dengan mendonasikan sebanyak 120,4 juta masker, 4,105,000 testing kits dan 3,704 ventilator (sumber Alizila).

Dalam hal donasi Jack Ma dengan total donasinya mencapai  US$144.200.000 ini memang hanya menempati posisi 12 sebagai donator terbesar dunia dalam membantu mengatasi pandemi korona. Sebagai catatan 5 donator terbesar dunia adalah : (1)  Jack Dorsey, (2) Google.org Contributions program, (3) ByteDance, (4) MasterCard incorporated contributions program, dan (5) Bill & Melinda Gate Foundation.

Sepak terjang orang terkaya di Tiongkok ini memang tidak terlepas dari reputasi Tiongkok  yang dipandang buruk oleh dunia karena dianggap lalai menangai virus korona sehingga menyebar ke seluruh dunia. Bahkan kini beberapa negara mencoba menuntut tanggung jawab Tiongkok sebagai negeri atas akibat yang menghancurkan tidak saja sektor kesehatan tapi juga ekonomi dunia.

Sosok Jack Ma yang terkenal gesit dan cepat mengambil keputusan ini sejak bulan Maret lalu langsung melakukan langkah nyata melalui Yayasan yang dimilikinya mulai menyebarkan bantuan bahan dan peralatan kesehatan dan juga buku petunjuk mengatasi korona  karya para dokter Tiongkok yang diterjemahkan ke dalam 16 bahasa melalui pesawat ke Afrika, Asia,  Eropa, Amerika Latin, bahkan sampai ke negara Iran, Israel, Rusia dan Amerika.

Bantuan bahan dan peralatan memerangi vurus korona mencapai 150 negara. Photo: Reuters
Bantuan bahan dan peralatan memerangi vurus korona mencapai 150 negara. Photo: Reuters
Donasi Jack Ma mencapai Amerika. Sumber: Twittter
Donasi Jack Ma mencapai Amerika. Sumber: Twittter
Kegesitan dan kepiawaian Jack Ma bernegosiasi dan menguasai pengetahuan logistik tercermin dengan jelas dari kemampuannya mengerahkan pesawat keluar propinsi Hangzhou dan berhasil mendarat di Adis Ababa menyebarkan bantuan peralatan kedokteran untk mengatasi pandemi korona ini.

Walaupun sudah lengser dari pimpinan tertinggi Alibaba, Jejak bisnis dan kedekatan Jack Ma dengan negara  negara di Afrika memang sudah tidak dipertanyakan lagi, sehingga langkah nya dalam memberi bantuan peralatan yang diperlukan untuk mengatasi pandemi korona memang diterima dengan baik di Afrika.

Jenis peralatan yang didonasikan Jack Ma ke berbagai negara memang dinilai sesuai dengan kebutuhan negara tersebut yang saat ini sedang dilanda pandemi Korona.  Hal ini tentunya tidak terlepas dari pengalaman dan naluri bisnis nya selama ini yang sangat tajam dalam membaca dan menterjemahkan kebutuhan.  Sehingga tidak heran donasi ini sangat membantu petugas medis yang berada di garis depan.

Kemampuan ini tentu saja tidak lepas dari perjalanannya dalam membangun kerajaan bisnisnya yang dimulainya di tahun 1999 lalu Ketika dia mulai membangun perusahaannya di sebuah apartemen kecil di Hangzhou. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun