Mohon tunggu...
Rosi Sugiarto
Rosi Sugiarto Mohon Tunggu... -

Kelana di Jalan Cinta

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Horni dan Hamil Kutukan bagi Wanita

23 November 2015   14:21 Diperbarui: 23 November 2015   14:51 211
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Humaniora. Sumber ilustrasi: PEXELS/San Fermin Pamplona

Saat awal manusia hidup di Surga Eden sangatlah damai sejahtera. Manusia sangat dicintai Tuhan. Manusia pun sangat mencintai Tuhan. Manusia sangat dekat dengan Tuhan.

Begitu nikmatnya hidup manusia di Surga Eden. Hingga satu saat ular yang cerdik dan tahu tentang sebuah informasi rahasia ingin membocorkannya kepada manusia. Awalnya manusia menolak karena itu larangan Tuhan. Namun sang ular yang cerdik terus memberikan informasi rahasia tentang manfaat besar yang akan diperoleh dengan memakan buah pengetahuan di surga itu. Maka sang manusia yang penasaranpun akhirnya memakan buah pengetahuan. Sebagaimana tertera dalam Kitab Kejadian 3:1-5,

Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"

Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,

   
tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."

   
Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati,

 
tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." 

Tetapi hal itu memang sudah larangan Tuhan, maka Tuhan pun murka. Gara-gara manusia makan buah surga itu maka manusia menjadi pintar dan akhirnya, bisa kita rasakan di masa kini, dimana dengan kepandaian tekhnologinya manusia banyak merusak alam.

Maka Tuhanpun murka. Dia terpaksa mengeluarkan kutukan untuk pertama kalinya. Dan yang pertama kali dikutuk adalah ular yang cerdik. Kemudian kutukan kedua kepada wanita. Sebagaimana tertera dalam Kitab Kejadian 3:16,

Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu."

Begitulah wanita hingga kini dikutuk Tuhan untuk menderita dengan 4 kutukan, terdiri dari 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun