Mohon tunggu...
Roselina Tjiptadinata
Roselina Tjiptadinata Mohon Tunggu... Perencana Keuangan - Bendahara Yayasan Waskita Reiki Pusat Penyembuhan Alami

ikip Padang lahir di Solok,Sumatera Barat 18 Juli 1943

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Cobaan Terberat bagi Seorang Istri

17 Juli 2019   08:20 Diperbarui: 18 Juli 2019   13:39 527
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

                                                                                                             


Ketika Harus Mendampingi Suami Tergeletak Sakit Berbulan Bulan

Semua orang senang berpergian bersama  pasangan hidup misalnya  jalan-jalan  ke Singapura, Malaysia, Thailand  dan seterusnya.  Travelling bersama,selalu menghadirkan suasana riang gembira sejak dari mulai berangkat ,selama perjalanan hingga kembali lagi kerumah. Dan tentu saja  tidak lupa membeli oleh-oleh bagi anggota keluarga yang tidak berkesempatan ikut serta

Keasyikan ini ,agaknya berlaku untuk semua pasangan suami isteri ,kalau sudah persiar lupa segalanya,tidak ingat lagi yang jelek-jelek yang diingat kesenangan  selama travelling saja.

Suasana Berubah Bila Sudah Berada Dirumah 

Suasana ceria ini ,sayangnya hanya bersifat sementara,karena setelah pulang kembali ke rumah,maka segala macam persoalan yang menyangkut kehidupan muncul kembali. 

Bahkan tidak jarang, akibat dari perjalanan jauh, bisa saja menyisakan efek tidak menyenangkan bagi salah satu dari pasangan hidup,

Misalnya, ada pasangan yang tidak biasa naik kapal. ketika travelling menikmati sebagian dari perjalanan dengan menggunakan kapal  ataupun  naik perahu.

Karena tidak biasa, maka ketika kapal atau perahu bergoyang goyang,karena  ombak besar,menyisakan rasa mabuk .Bukan hanya sebatas selama perjalanan,tapi terbawa hingga tiba dirumah.

Dan bisa menderita selama berhari hari ,bahkan bisa saja lebih lama lagi.Dan bilamana salah seorang anggota keluarga sakit,maka seisi rumah ikut merasakannya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun