Mohon tunggu...
Roman Rendusara
Roman Rendusara Mohon Tunggu... Scribo, ergo sum

Roman Rendusara sebuah nama pena. Kelahiran Rajawawo, Ende Flores NTT. Belajar filsafat sedikit. Menggeluti ekonomi dengan segala kearifannya. Beberapa kisah tercecer pernah bertengger di media lokal. Punya blog pribadi: floreside.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Finansial Artikel Utama

Akuntansi, Mental Accounting, dan Cerdas Keuangan

13 Juli 2020   20:49 Diperbarui: 14 Juli 2020   21:12 336 36 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Akuntansi, Mental Accounting, dan Cerdas Keuangan
ilustrasi praktek akuntansi. (sumber: pixabay.com/stevepb)

Istilah "akuntansi" berasal dari kata Perancis: "compter", yang mengambil kata Latin: "computare" yang berarti 'cara berhitung'. Dalam bahasa Inggris: "accomptant", dengan 'p' tak terdengar saat diucapkan, dan secara bertahap berubah baik pengucapan maupun ortografinya hingga saat ini (Peter Baofu,2014:4).

Secara historis, akuntansi dapat ditemukan di zaman kuno. Misalnya, catatan akuntansi awal ditemukan di antara reruntuhan Babel, Asyur dan Sumeria sejak 7.000 tahun yang lalu. 

Akuntansi digunakan untuk mencatat pertumbuhan tanaman dan ternak, sehingga bisa mengetahui hasil panen dan ternak muda yang disapih.

Pada milenium ke-4 hingga ke-3 SM, di Iran kuno, perubahan sosial ekonomi menghasilkan distribusi kekayaan yang tidak merata, sehingga para pemimpin dan imam berkuasa. Mereka memiliki orang untuk mengurus keuangan. Jejak pembukuan ditemukan pada skrip tanah liat, yang berisi tabel dengan angka dan grafis.

Di zaman Kekaisaran Romawi, "Res Gestae Divi Augusti" (bahasa Latin: perbuatan Ilahi Augustus) adalah kisah penata layan kaisar Augutus yang hebat. 

Ia berisikan daftar dan biaya pengeluaran yang terdiri dari distribusi kepada orang-orang, hibah tanah, subsidi untuk aerarius (bendahara), pembangunan kuil, persembahan keagamaan, dan pengeluaran untuk pertunjukan teater dan gladiator.

Abad ke-13, terobosan penting terjadi, sudah mengenal pembukuan entri ganda: debet dan kredit. Debet untuk jumlah yang terutang oleh pelanggan (debitur), sedangkan kredit untuk jumlah yang terutang kepada pelanggan (kreditur).

Pada 1494 diterbitkan dan dipublikasikan 'Particularis de Computis et Scripturis' (bahasa Latin: rincian perhitungan dan pencatatan), sebagai cikal bakal praktek pembukuan modern. Simbol plus (+) dan minus (-) pertama kali diperkenalkan.

Kemudian, abad ke-19, profesi akuntan pertama muncul di Skotlandia. Akuntan awalnya cenderung menganggap diri sebagai pengacara. 

Untuk meningkatkan status dan memerangi kritik, badan profesional lokal di Inggris bergabung, membentuk Institute of Chartered Accountants di Inggris dan Wales pada 1880. Di Amerika, Institut Akuntan Publik didirikan pada 1887.

Pada zaman kita, defenisi akuntansi dipengaruhi oleh perdagangan nasional dan perjanjian internasional. Sebagian besar negara memiliki kosakata "administrasi bisnis", yang prakteknya tidak diatur jelas. Sementara di negara yang lain, "cara berhitung" (akuntansi) direduksi dalam kebijakan pajak dan apa tujuan sebuah laporan keuangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN