Mohon tunggu...
Rofiq Al Fikri
Rofiq Al Fikri Mohon Tunggu... Seorang Ayah

Koordinator Jaringan Masyarakat Muslim Melayu (JAMMAL)

Selanjutnya

Tutup

Politik

Yang DItemukan TNI-Polri dari Masa Perusuh

22 Mei 2019   19:35 Diperbarui: 22 Mei 2019   19:50 0 0 0 Mohon Tunggu...

(Rakyat Jangan Mau Jadi Korban Elit Politik Yang Kalah Namun Tetap Bernafsu Untuk Berkuasa!!!)

Sebelum menuduh Aparat Menembak Gerombolan Perusuh, Cek 5 Fakta Ini!

1. Dalam Konferensi pers di Gedung Kemenkopolhukam, hari ini, Rabu (22/05/2019), Jenderal (Pol) Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto memperlihatkan temuan senjata api laras panjang tipe M4 (senjata yang jika kita ingat sama saat kasus penembakan Trisakti 98) dari tangan masa perusuh (bukan masa pendemo) yang ricuh tadi malam (21 Mei 2019).

https://www.liputan6.com/news/read/3972960/kapolri-pamerkan-senapan-m4-yang-akan-digunakan-pelaku-rusuh-22-mei

2. Diakui pembawa senjata, itu akan digunakan untuk menembak pejabat/aparat/bahkan massa demonstrasi hari ini (22 Mei 2019). Menembaki massa pendemo untuk dijadikan martir (tumbal) agar rakyat terbakar emosi, agar rakyat bisa benci pemerintah bahkan aparat, agar aparat yang hanya dibekali peluru karet dituduh yang menembak. Kasus yang sama terjadi di awal kehancuran Suriah beberapa tahun lalu.

3. Tidak hanya senjata api laras panjang. Ditemukan juga pistol pada tanggal 19 Mei 2019. Saat diinterogasi, pembawa senjata juga mengaku akan beraksi di 22 Mei 2019. Menembaki aparat/pejabat/masa aksi demo Bawaslu agar tercipta kemarahan kepada aparat dan pemerintah. Skenario fitnah diakui oleh pembawa senjata.

4. Pada 19 Mei 2019, aparat (polisi dan Polisi Militer/POM) berhasil menangkap mantan Danjen Kopassus Soenarko di Bandara Soetta. Soenarko ditangkap karena terbukti membawa senjata ilegal. Telah viral di media, video Soenarko yang tengah merencanakan kerusuhan pada 22 Mei karena tidak terima Prabowo kalah.

https://www.liputan6.com/news/read/3972174/3-fakta-eks-danjen-kopassus-soenarko-tersangka-penyelundupan-senjata-ilegal 

5. Ditemukan juga amplop dari ratusan masa perusuh. Jadi, dari sini jelas masa perusuh benar-benar terorganisir dan terencana untuk sengaja bergerak dengan niat rusuh. Dan mengorbankan masa lainnya untuk dapat menghembuskan opini aparat melawan rakyat. Kalian, rakyat Indonesia yang berniat ikut bahkan membela para perusuh yang berdemo. Mau Idul Fitri tahun lalu adalah Idul Fitri terakhir kalian bersama keluarga? Jangan mau jadi korban politik para elit yang haus berkuasa!!!

#JanganSuriahkanIndonesia