Mohon tunggu...
Riap Windhu
Riap Windhu Mohon Tunggu... Perempuan yang suka membaca dan menulis

senang membaca dan menulis, cinta bersepeda, suka pada tema lingkungan. Menggemari dunia pemberdayaan masyarakat. Dapat dihubungi di email: rwindhu@gmail.com. Instagram : riapwindhu dan twitter @riapwindhu. Bisa juga di www.rindhuhati.com

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Sehat Itu Aset, Lindungi Diri dari Virus Corona dengan Sun Medical Platinum

17 Maret 2020   16:50 Diperbarui: 18 Maret 2020   07:12 60 1 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sehat Itu Aset, Lindungi Diri dari Virus Corona dengan Sun Medical Platinum
www.kompas.com

Sejak awal tahun 2020, obrolan mengenai Virus Corona selalu saja muncul dari sejumlah grup chat yang tersimpan di smartphone yang saya miliki. Setiap hari selalu ada. Mulai dari ngerinya virus asal Wuhan yang kini mewabah dan menjangkiti sejumlah negara dunia, jumlah orang yang terinfeksi dan meninggal, hingga sibuk mencari masker dan hand sanitizer  di sejumlah tempat perbelanjaan dan apotek.  Semua orang  berusaha agar tidak tertular virus corona, penyebab penyakit COVID-19.

Yups, Virus Corona menjadi topik pembicaraan hangat yang dibicarakan. Tak hanya di layar kaca, pada siaran radio, tayangan berita internet, obrolan di grup-grup chatting, bahkan sampai obrolan di warungan. Bahkan begitu ada yang batuk-batuk saat sedang berkumpul di masyarakat, segera ada yang memberi celetukan,"Hati-hati corona."

Maklum, gejala awal Virus Corona termasuk ringan, mirip dengan flu.  Mulai dari batuk, bersin, sakit kepala, hidung beringus, sakit tenggorokan, demam, tidak enak badan, sesak napas, tapi  kemudian menjadi bronkitis dan pneumonia, dan membawa pada kematian. Karenanya, informasi terkini selalu ditunggu. Wajar sih, siapa juga yang tidak ngeri dengan virus yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat.

Sejak Rabu 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi.  Wabah Covid-19 penyebarannya sangat cepat. Jumlah korban akibat virus yang kini lebih dikenal dengan nama Covid-19 selalu bertambah dari hari ke hari. Ngerinya, awalnya berasal dari Wuhan, China Desember 2019 lalu meluas ke seluruh dunia mm. Di benua Eropa, tepatnya Italia, negara ini bahkan harus lock down. 

Hingga Selasa 17 Maret 2020, seperti dikutip dari Kompas.com, angka infeksi Covid-19 mencapai 182.605 orang di 162 negara dan satu alat angkut internasional (kapal pesiar Diaond Princess berlabuh di Yokohama, Jepang). Setiap negara berupaya melakukan berbagai upaya seperti menyemprotkan disinfektan, melakukan karantina, hingga pembatalan acara yang melibatkan berkumpulnya orang banyak. 

Indonesia dan Virus Corona

Indonesia pun tak luput dari wabah COVID-19. Presiden Joko Widodo pada Senin 2 Maret, untuk pertama kalinya mengumumkan ada dua warga negara Indonesia yang positif yang terkena virus corona. 

Jumlah ini semakin hari ternyata semakin bertambah. Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona Achmad Yurianto menyampaikan jumlah pasien positif Corona sudah mencapai angka 134 orang. Pasien berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan DKI Jakarta.
Virus ini juga tak kenal usia mulai dari bayi hingga lanjut usia bisa terkena. Semua latar belakang profesi bisa terkena.  Seorang nenek berusia 80 tahun dikabarkan meninggal akibat Virus Corona di Jepang. Di Indonesia, pasiennya pun beragam usia. Lantaran itulah, saat ini daerah-daerah di Indonesia mulai memberlakukan sekolah dari rumah untuk pelajar dan bekerja dari rumah untuk pekerja. Sejumlah tempat wisata pun ditutup untuk membatasi penyebaran virus corona. 

Cuci tangan yang bersih menggunakan sabun, salah satu cara efektif menghindari virus corona (shutterstock)
Cuci tangan yang bersih menggunakan sabun, salah satu cara efektif menghindari virus corona (shutterstock)

Sedia Masker, Cuci Tangan, dan Makanan Sehat untuk Imunitas

Pemakaian masker untuk menutupi hidung dan mulut pun jadi pilihan termudah sebagai langkah pencegahan tertular Virus Corona. Saat naik kendaraan umum atau di tempat-tempat umum saat ini, jumlah pengguna masker semakin banyak. Saat akan beraktivtas luar ruang, orang di rumah juga selalu berpesan membawa masker untuk pencegahan jika ada orang yang tiba-tiba bersin, batuk, atau bertemu dengan orang yang sedang sakit pernapasan.

Pencegahan itu, perlu.Selain penggunaan masker, sesuai dengan ajuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), upaya pencegahan pun dilakukan. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air bersih, terutama saat akan menyantap makanan.

Selain itu, juga tidak akan asal sembarangan memegang apapun yang dapat menimbulkan virus corona. Misalnya saja tidak memegang wajah dalam keadaan kotor. Tidak memegang sembarangan di tempat umum dan tidak pegang hewan yang bukan peliharaan. Pokoknya, jangan sampai terkena virus yang mengerikan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x