Riap Windhu
Riap Windhu Sales

senang membaca dan menulis, cinta bersepeda, suka pada tema lingkungan. Menggemari dunia pemberdayaan masyarakat. Saat ini aktif di sebuah perusahaan asuransi jiwa. Dapat dihubungi di 081287749530. Email: rwindhu@gmail.com. Instagram : riapwindhu dan twitter @riapwindhu. Bisa juga di www.rindhuhati.com

Selanjutnya

Tutup

Tekno

Lindungi Keluarga dari Bahaya Kebakaran dan Kesetrum Listrik di Rumah dengan RCBO Schneider Electric

3 Desember 2017   23:57 Diperbarui: 4 Desember 2017   00:46 1027 3 6
Lindungi Keluarga dari Bahaya Kebakaran dan Kesetrum Listrik di Rumah dengan RCBO Schneider Electric
Mengenal MCB, ELCB, dan RCBO dengan merakitnya di Box MCB, dalam kegiatan Nangkring bersama Schneider (dok.windhu)

Melindungi keluarga dari bahaya kebakaran dan kesetrum listrik di rumah merupakan hal yang sangat penting dan tanggung jawab pemilik rumah. Terlebih di era masa kini yang  banyak membutuhkan koneksi listrik untuk alat kebutuhan sehari-hari. Solusinya ada pada RCBO.

Selain untuk penerangan seluruh rumah saat ini, energi listrik digunakan untuk banyak hal yang menunjang kehidupan. Sebut saja, mulai dari telepon selular, laptop, televisi, kipas angin, mesin cuci, kulkas, rice cooker, dan lainnya.

Undang-Undang Ketenagalistrikan Nomor 30 Tahun 2009 memang menyebutkan negara bertugas menyediakan listrik sesuai dengan kebutuhan masyakarakat.  Namun  UU yang sama juga mewajibkan konsumen untuk  menjaga keamanan rumah dan keselamatan penghuninya dari  bahaya pemanfaatan tenaga listrik.

Karenanya, waspada terhadap bahaya kebakaran dan menjaga keselamatan di rumah karena bahaya listrik harus dilakukan pemilik rumah. Hal ini mengingat sebanyak 73 % kebakaran rumah disebabkan oleh listrik.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI Jakarta mencatat, sepanjang tahun 2016 terjadi1.139 kebakaran. Penyebab kebakaran terbanyak yaitu karena listrik sebanyak 836 kasus. Bangunan yang paling banyak terbakar adalah perumahan.

Di tahun 2017 hingga bulan Agustus,  dinas PKP Jakarta pun masih mencatat penyebab yang sama. Dari 588 kejadian kebakaran, sebanyak 56 kasus kebakaraan yang diduga kuat penyebabnya dari korsleting listrik.

Angka 73 % penyebab kebakaran akibat listrik di Indonesia ini cukup besar bila dibandingkan dengan negara  lainnya, seperti Vietnam yang hanya 50  %dan Jepang yang hanya 20%.

MCB, ELCB, dan RCBO merupakan perangkat wajib pengamanan rumah untuk listrik (dok.windhu)
MCB, ELCB, dan RCBO merupakan perangkat wajib pengamanan rumah untuk listrik (dok.windhu)
 MCB, ELCB, dan RCBO

Tidak bisa tidak, kepedulian dan pengetahuan untuk melindungi keluarga dari risiko bahaya kebakaran dan kesetrum listrik di rumah perlu dimiliki oleh mereka yang memanfaatkan dan menggunakan listrik.

Scheneider Electric, perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1973 menyampaikan sebuah solusi untuk melindungi keluarga akibat dari kebakaran dan korsleting di rumah, dalam nangkring bertajuk "73% Penyebab Kebakaran Rumah adalah Listrik, Pelajari Solusinya", yang diadakan di Crematology Coffee Roasters, Sabtu, 25 November 2017.

Frankco Nasarino Nainggolan Product Marketing Schneider Electric Indonesia sebagai pembicara mengatakan, solusi itu ada pada inovasi Residual Current Circuit Breaker with Over Current Protection (RCBO) Slim pertama di Indonesia dari Scheneider.

Apa itu RCBO? Sebelum menjelaskan mengenai RCBO, Rino sapaan Nasarino, memutarkan tayangan video mengenai bagaimana proses mengalirnya listrik di rumah agar lebih memahami cara menghindar diri dari sengatan listrik.

Tayangan itu menjelaskan, pada  tiang listrik di depan rumah ada dua kabel. Salah satunya adalah kabel Jaringan Tegangan Rendah atau JTR milik PLN. Kabel JTR ini yang mengalirkan listrik ke rumah melalui kabel sambungan rumah atau SR. Dari SR itu, aliran listrik dialirkan lagi ke KWH meter.

Dari KWH meter kemudian dialirkan ke seluruh instalasi rumah bangunan melalui MCB Box. Dalam MCB Box, terdapat MCB atau Miniatur Circuit Breaker. MCB dibutuhkan karena MCB bertugas membagi aliran listrik dan memproteksi listrik yang ada di dalam rumah dari pemakaian berlebih yang bisa mengakibatkan korsleting.

Berdasarkan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL), pencegahan mengalirnya arus gangguan melalui badan manusia, ternak, dan sesuatu yang menyebabkan kebakaran, membutuhkan alat tambahan selain MCB, yaitu ELCB.

Meski begitu, MCB tidak bisa mencegah kita dari bahaya tersengat listrik atau kebakaran yang disebabkan arus bocor karena pengabelan yang buruk di rumah.

Perlu diingat, tersengatnya tubuh oleh arus listrik yang bocor dikarenakan adanya kontak antara listrik dengan tubuh yang saat itu bersentuhan dengan ground atau tanah.

Komponen baru bernama ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker) adalah alat yang bekerja memutus arus listrik saat terdeteksi adanya kebocoran arus listrik yang bisa menyebabkan kita kesetrum dan terjadinya kebakaran.

ELCB harus dipasang bersamaan dengan MCB di MCB Box. Seiring berkembangnya teknologi,maka diciptakanlah slim RCBO. Slim RCBO adalah sebuah komponen paling baru yang ukurannya lebih kecil dari ELCB, namun memiliki fungsi gabungan antara MCB dan ELCB alam satu produk dengan lebar yang sama yaitu 18 mm, sehingga hemat tempat dan lebih sederhana dari segi pemasangan.

Ya, selain berfungsi  untuk memutus arus listrik secara otomatis, apabila terjadi hubungan singkat atau korsleting dan beban listrik berlebih, slim RCBO juga berfungsi untuk memutus arus listrik saat terdeteksi adanya kebocoran arus ke grounding atau tanah yang bisa menyebabkan kita kesetrum. RCBO memiliki 3 proteksi dalam 1 produk, yakni beban lebih, arus hubungan pendek, dan arus bocor (kesetrum).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2