Mohon tunggu...
Riana Dewie
Riana Dewie Mohon Tunggu... Freelancer - Content Creator

Simple, Faithful dan Candid

Selanjutnya

Tutup

Love Pilihan

Anjing Saya Berteriak dari Surga, "Mom, I Love You Always..."

16 Januari 2021   04:30 Diperbarui: 16 Januari 2021   14:31 1033
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Saat Poppy menemani saya bekerja (dok.pri)

Akhirnya, kami bahagia karena membuatnya percaya bahwa kami sungguh mencintainya. Tak hanya orang serumah, bahkan anak-anak kost kami bersahabat dengannya. Saat bermain diluar, mbak perawat yang bekerja di klinik sebelah rumah pun tak jarang berbagi makanan untuknya.

Saya bersyukur terlalu banyak yang menyayanginya karena "anak" ini memang baik, tak suka mengejar orang dan sangat sigap saat ada orang asing berada di sekitar rumah dengan gonggongannya yang lantang. Ya, tanda bahwa ia ingin melindungi seisi rumah dari orang jahat.

I Miss you, Poppy (dok.pri)
I Miss you, Poppy (dok.pri)

Berlari-larilah di Taman Surga, Cantikku..... 

Menyedihkan memang, ia sangat aktif melindungi keluarga kami, namun kami justru tak bisa melindunginya dari orang yang berbuat jahat padanya. Andai dia tahu bahwa itu racun, bahwa mereka adalah orang yang ingin membunuhnya, mungkin dia akan selamat. Atau, andai kami lebih gerak cepat untuk membuang racun itu, mungkin dia akan selamat.

Mungkin pengirim "sarapan pagi" itu tak tahu, betapa besar cinta kami padanya, betapa bahagia keluarga kami memilikinya, berkali-kali kami menyelamatkannya dari sakit dan akhirnya bisa berlari-lari lagi. Namun kini semua pupus dalam hitungan menit karena tindakan mereka yang hingga hari inipun kami masih belum tahu, mereka siapa dan apa motifnya.

pixabay.com
pixabay.com

Maaf ya cantik, selama bersama keluarga di rumah ini, kami tak bisa memberimu tempat khusus yang lebih aman buatmu. Tak ada rumah dengan pagar yang mengelilingi, tak ada tempat tidur mewah yang membuat mimpimu makin indah. Kami hanya punya cinta, cinta yang tak terbatas untuk sesama manusia saja, namun padamu juga yang telah kami manusiakan sejak awal.  

Kami mencintaimu tanpa batas waktu. Kami rindu untuk memasak lauk kesukaanmu, semur rempelo ati yang selalu membuat makanmu sangat lahap. 

Kami rindu bermain denganmu, tarik tangan kanan kiri yang membuatmu bersemangat untuk lari kesana kesini. Sangat rindu manjamu saat kami berbaring, kamu meletakkan kepala di atas perut kami sambil saling bertatap mata, dan kamu membisikkan, "Mom, i love u always..." 

Iya, kami juga mencintaimu Poppy. Separuh hati kami sudah kamu ambil kan waktu pertama kamu datang ke rumah? Dan masih sama hingga hari ini. Berbahagialah di taman surga, nak, bersama kakak-kakakmu yang telah dulu sampai sana.

Jangan khawatir, namamu takkan terhapus dari kenangan indah kami. Doakan mereka yang sudah menjahatimu agar Tuhan mengampuni. Iya, setiap perbuatan kan ada konsekuensi yang harus ditanggung, entah sekarang atau nanti.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Love Selengkapnya
Lihat Love Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun