Mohon tunggu...
Resha Latifah
Resha Latifah Mohon Tunggu... Bukan ibu ibu komplek

Bekerja itu ibadah, jadi tetap semangat

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan

Assalamualaikum, Gorengan!

2 Mei 2020   17:49 Diperbarui: 2 Mei 2020   17:43 34 2 1 Mohon Tunggu...

Hayo siapa yang sudah menyusun menu buka puasa untuk nanti magrib,hehhehe.

Atau kamu yang sudah seharian berpuasa tapi seharian juga lihat konten youtube, aplagi sambil nahan liur karena yang jadi tontonan adalah kontennya Ria Sukma Wijaya, Nex Carlos, Farida Nurhan , Kent & Grat atau mungkin Hari Jisun? pasti perutnya sudah bergejolak seharian kan ya. Dalam pikiran sudah tertera mau ini mau itu mau semuanya. 

Suka bingung menentukan makan apa berbuka nanti? sama saya juga. Bukan cuma saudara saudara yang kadang punya keinginan beli ini beli itu, hendak makan ini hendak makan itu. Anggaplah beli takjil itu seperti berbelanja secara online, sudah pasti isi keranjang nya bisa lebih dari 5 jenis makanan.

Cara mudah untuk menghindari kekalapan saat membeli takjil salah satunya adalah meminimalisir jatah jajan untuk takjil, alasan ini logis kan? apalagi saat pandemi covid19 yang aduh biyung bikin keuangan jadi makin ketat. Cara ini jadi membatasi apa saja yang ingin kita beli, sehingga hanya prioritas jajanan utama yang hendak kita beli. Jika kamu dirumah otomatis kamu hanya beli bahan makanan yang akan di masak sesuai plan kamu. Ingat Ramadhan itu bukan buat boros boros jaga perut jaga budget ya.

Jika kamu berbelanja bulanan atau mingguan atau berapa hari sekali ke minimarket, supermarket ataupun pasar. Kamu mesti punya jurnal belanja, artinya kamu hanya perlu membeli barang dan kebutuhan sesuai yang di list dalam plan mau bikin ini itu dalam hari hari ini. Plan ini adalah perkiraan makanan apa, minuman apa dan berapa saja yang kamu butuhkan untuk berbuka, cemilan dan sahur nanti.Ingat semua harus cukup, mencukupi dan di cukupkan.

Untuk kemungkinan lapar mata kamu bisa siapkan 20% dari jatah bawaan uang mu. Toh kadang ada juga tiba tiba barang yang memang bisa di beli di saat saat belanja itu. Selain lapar mata kadang ada keinginan yang tertunda untuk membeli sesuatu. Jadi kembali pada prioritas apa yang mesti di beli.

Jika kamu dirumah dan hendak bersaji dengan makanan buatan sendiri otomatis itu lebih baik, kembali seperti saya bilang sebelumnya kamu mesti punya plan untuk masakan apa yang akan kamu jadikan menu santap. Selain kamu bisa menghemat uang serta kamu bisa betul betul yakin jika yang akan di proses dan disajikan bersih dan sehat.

Kamu kerja shift seperti saya, saat berbuka kadang juga bisa sangat kalap belanja, terlebih di kerjaan tidak tersedia dapur maka mau tak mau pasti beli. Tapi dengan begini sepertinya bisa disiasati agar berhemat bisa lebih mudah juga murah. Beli gorengan dengan sistem patungan dan kamu bisa memisahkan sesuai kebutuhan bagi teman yang jaga shift. Contoh jika beli sepuluh yang jaga shift 5 ya bagi masing masing 2. Untuk minum setidaknya bisa patungan beli teko dan buat sirup dengan es batu, bersama bisa lebih hemat kan. 

Sama seperti dirumah, kamu pun bisa melakukan plan berbuka apa nanti walau sedang shift siang. Artinya bisa buat sendiri atau memang membeli langsung, disimpan dan disajikan nanti saat nanti berbuka. Tapi selama ini sih jika berbuka paling syahdu paling asik jika konsumsi gorengan dulu, dicocol sama sambal kacang jos rasanya.

Gorengan sebtulnya kurang baik untuk berbuka karena berminyak dan bisa merangsang panas dalam. Tapi ingat tetap ya walaupun mengkonsumsi gorengan pastikan dalam jumlah terbatas karena kesehatan kita nomor satu. 

Nah buka puasa apa kamu hari ini? bisa tulis ya nanti di komen. 

VIDEO PILIHAN