Mohon tunggu...
Yohana Reni Anggraeni
Yohana Reni Anggraeni Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswi FISIP UAJY

Mari Mengulik

Selanjutnya

Tutup

Film

Menikmati Drama Dibalut Komedi dalam Film Pernikahan "Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga" (2018)

20 September 2021   14:51 Diperbarui: 20 September 2021   15:08 354
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber gambar: KINCIR.com

Pernikahan bukan sesuatu yang gampang untuk dijalani. Persiapan yang matang dan mempertahankan rasa saling mengahisi menjadi kunci utama dalam sebuah hubungan agar tetap bisa berjalan dan berkembang dalam ikatan sebuah pernikahan. Lalu bagaimana kondisi dari sebuah keluarga yang diceritakan dalam film Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta dan Rangga?

Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga merupakan sebuah film karya Indonesia yang masuk kedalam genre the wedding movie. Sangat jelas tertera dalam judul bahwa film ini akan mengangkat kisah pernikahan dari sebuah keluarga. Tidak hanya film berjudul Milly & Mamet yang menjadi contoh film bergenre mengenai pernikahan. Saat ini banyak film yang mengangkat jalan cerita mengenai sebuah pernikahan.

Namun saat ini saya akan membahasa lebih dalam tekait dengan film Milly & Mamet yang rilis pada tahun 2018 silam dari sudut cerita pernikahan yang diangkat. Sebelum masuk dalam ulasan film ini, kita harus mengetahu lebih dulu terkait dengan film bergenre the wedding.

Berdasarkan (Costanzo, 2014, h. 128) bahwa film dengan genre pernikahan memiliki bebebapa karakteristik yang sama dengan film bergenre horor, action, pahlawan, dan sebagainya. Seperti halnya film pahlawan yang dapat dilihat sebagain subgenre dari film action, film bergenre pernikahan dapat dipelajari sebagai bagian dari beberapa pengelompokan yang jauh lebih luas. Film pernikahan masuk kedalam subgenre melodrama, romansa, komedi, bahkan musikal.

Dengan banyak menonton film pernikahan kita bisa mengetahui dan membandingkan kebiasaan orang-orang. Kita juga mampu melihat bagaimana sebuah kehidupan nyata dibentuk dalam sebuah keluarga baru. Mulai dari drama, pertengkaran bahkan komedi pun bisa larut dalam kehidupan setelah pernikahan.

Seperti yang telah dipaparkan dalam (Costanzo, 2014, h.153) yang menyatakan bahwa melalui film genre pernikahan ini diharapkan dapat menginformasikan dan menyalurkan dorongan ilmiah kepada para penontonnya bahwa cinta adalah sensasi namun pernikahan adalah keputusan.

Poin yang cukup penting diatas dapat kita lihat dari sebuah film berjudul Milly & Mamet yang merupakan karya dari Ernest Prakarsa dan telah rilis pada tahun 2018. Film karya Indonesia ini telah mengangkat cerita mengenai kehidupan setelah pernikahan antara Milly dan Mamet.

Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga

Film Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga merupakan sebuah film yang menceritakan keadaan dari sebuah keluarga yang baru saja menikah. Dimana sebenarnya film ini merupakan sebuah lanjutan atau sambungan dari kisah Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2) dengan aktor utama ada Sissy Pricilia sebagai Milly dan Dennis Adhiswara sebagai Mamet yang telah dikaruniai anak bernama Sakti. Hal ini diawali dari perjumapaan Milly dan Mamet diacara reuni SMA

Film ini berkisah antara dua orang yaitu Milly dan Mamet. Milly yang semula bekerja di kantor sebagai banker namun harus memutuskan untuk berhenti bekerja dengan maksud bisa lebih fokus dalam mengurus sang anak.

Sedangkan Mamet yang memiliki dasar hobi memasak sempat bekerja sebagai koki namun harus berhenti dengan bekerja sebagai pimpinan pabrik konveksi miliki ayah dari Milly atau sang istri. Hal tersebut terpaksa dilakukan Mamet akibat tuntutan dari keluarganya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun