Mohon tunggu...
helen_s.maria
helen_s.maria Mohon Tunggu... Administrasi - #exploreIndonesia #exploretheworld ... Bersyukur untuk kesempatan, waktu, kesehatan dan rezeki yang Tuhan berikan

@helen_s.maria

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Main Air di Pulau Tomia, Wakatobi

15 November 2017   18:53 Diperbarui: 15 November 2017   21:48 4117
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sejak sebelum berangkat saya sudah  kurang tidur. Saat teman-teman masih ngobrol, saya  mencari tempat berbaring yang paling terhalang angin. Untungnya saya mudah tidur dimana saja dan  kondisi tempat apapun. Harapannya saat bangun bisa lebih segar dan lelah berkurang sehingga tetap fit karena besok dan beberapa hari kedepan akan menyelam. Penting untuk menyelam  dalam kondisi  sehat dan cukup istirahat.

Terbangun, dan masih di laut.   Saat di depan toilet, pintu terbanting karena gelombong, hasilnya    memar di lengan dan  lumayan sakit. Lewat tengah malam,  kapal berhenti, lalu kami ditransfer dengan kapal kecil menuju dermaga Pulau Tomia. Dengan mobil kami diantar lagi menuju penginapan Abi Jaya yang menjadi rumah kami selama beberapa hari ini. Padahal ternyata jarak  dekat hahaha . Yeaaayy  sudah sampai, terima kasih Tuhan.

Saya dan Riana  menempati kamar yang lumayan besar, bersih, ada AC dan air hangat. Setelah selesai bersih-bersih, menyiapkan peralatan selam dan kamera untuk pagi hari lalu   lanjut tidur lagi di kasur empuk, langsung pulas.

Wisma Abi Jaya, Pulau Tomia
Wisma Abi Jaya, Pulau Tomia
MENYELAM DI SEKITAR PULAU TOMIA

Pulau Tomia adalah salah satu dari empat pulau besar di wilayah Taman Nasional Wakatobi (Pulau Wangi-Wangi, Pulau Kaledupa, Pulau Tomia dan Pulau Binongko). Banyak penyelam datang untuk menyaksikan, mengalami  dan  menikmati surga bawah laut Taman Nasional Wakatobi. Saya berterima kasih kepada bro Martin dan teman-teman yang sudah mengajak dan mengijinkan saya bergabung di trip ini sehingga kesampaian menyelam di Wakatobi.

pulau-tomia-5a0a817bade2e12ef00019e2.jpg
pulau-tomia-5a0a817bade2e12ef00019e2.jpg
Dermaga Pulau Tomia
Dermaga Pulau Tomia
Ada hal sedih di pagi pertama, Lenny tidak sehat dan tidak bisa ikut acara hari ini,   ini  efek dari perjalanan kemarin. Semoga Lenny tidak kapok.  Jadi, hari ini Riana  snorkeling sendiri, ditemani oleh bro Herdian dari Wakatobi Dive Trip, yang jago free dive. Saya dan yang lainnya  tetap menyelam. 

Herdian - Wakatobi Dive Trip
Herdian - Wakatobi Dive Trip
Selama tiga hari ini kami menyelam di sekitar Pulau Tomia. Spot snorkeling untuk Riana dan Lenny disesuaikan dengan spot selam. Ada 2 kapal yang kami pakai.  Perginya bersama-sama jadi semuanya harus dibuat senang bersama.

PANTAI KOLLO SOHA, ROMA dan GUNUNG WAITII

Kapal bergerak setelah semua  mengisi dan menandatangi  prosedur sebelum menyelam. Kami juga memeriksa semua alat selam. Wakatobi Dive Trip menyediakan alat selam untuk tamu yang tidak membawa alat selam. Hal ini karena penerbangan menuju Wakatobi menggunakan pesawat yang hanya memfasilitasi 10 kg bagasi / penumpang. Bila membawa semua alat lengkap, mungkin akan terkena kelebihan bagasi dan harus membayar kelebihan tersebut.  

Prosedur Sebelum Menyelam
Prosedur Sebelum Menyelam
Penyelaman  pertama dan check dive  pagi ini di sekitar Pantai Kollo Soha.    Dipilih tempat yang  agak santai, supaya kami bisa beradaptasi dulu dengan alat selam dan  kondisi fisik. 

Buddy Seto Ngobrol dengan Ikan
Buddy Seto Ngobrol dengan Ikan
Nudibranch - Chromodorismagnifica
Nudibranch - Chromodorismagnifica
Merah Putih di Laut Tomia
Merah Putih di Laut Tomia
Dive spot kedua di Roma (Colosseum Roma) yang terletak di sebelah barat Pulau Tomia. Baru saja kami turun, suguhan soft coral (Ear Coral) berukuran besar membuat mata senang.  Seekor penyu besar yang sedang 'ngantuk" menyambut kami dan menjadi teman model foto.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun