Mohon tunggu...
Ravelino SuangPatepoei
Ravelino SuangPatepoei Mohon Tunggu... Atlet - .

.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Kepercayaan Masa Pra-Aksara dalam Zaman Paleolitikum Sampai Sekaram

7 Desember 2022   19:15 Diperbarui: 7 Desember 2022   19:27 204
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Kepercayaan masa pra-aksara

Sistem kepercayaan:

Adalah suatu sistem dimana sekelompok orang meyakini dengan landasan 

hal-hal yang suci. Sistem ini juga sudah ada dari zaman pra-aksara. Pada zaman pra-aksara agama yang dianut berbeda dengan sekarang. Pada zaman pra-aksara, manusia menganut 3 jenis kepercayaan, yaitu animisme, dinamisme, dan totemisme.

1.1. Animisme. 

Animisme merupakan aliran kepercayaan yang dimana meyakini bahwa 

segala sesuatu memiliki jiwa/roh. Kata “anima” dalam bahasa Latin, dapat berarti “hewan, tumbuhan, batu, laut, bintang-bintang, dll”. Animisme ini mempercayai segala sesuatu memiliki jiwa/roh, setiap anima memiliki roh yang kuat, yang dapat membantu maupun menyakiti, maka dari itu mereka harus disembah maupun ditakuti.

1.2. Dinamisme.

Dinamisme berasal dari kata Yunani “dynamis”. Dinamisme memiliki arti 

tentang kepercayaan terhadap benda-benda disekitar manusia yang memiliki kekuataan ghaib. Benda-benda disini dimaksud seperti pohon dan batu. Jadi setiap benda memiliki kekuatan ghaib yang wajib dihormati.

1.3. Totemisme.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun