Mohon tunggu...
ranggaprayo
ranggaprayo Mohon Tunggu... musisi

Pecinta musik indie Indonesia.Mendengarkan banyak musik dan lagu dari artis-artis indie Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Musik

Cunnit The Voice Indonesia Keluarkan Single "Perahu Tanpa Nakhoda" Berdasarkan Pengalaman Pribadinya

16 Januari 2020   06:16 Diperbarui: 16 Januari 2020   16:18 16 0 0 Mohon Tunggu...
Cunnit The Voice Indonesia Keluarkan Single "Perahu Tanpa Nakhoda" Berdasarkan Pengalaman Pribadinya
artwork-zanie-may-3000px-5e202899d541df506e01f912.jpg

Rhientsanie Meila (Zanie May) atau lebih dikenal dengan panggilan neng Cunnit, salah seorang finalis The Voice Indonesia, berzodiak Taurus dan lahir pada 9 Mei 2003 silam, saat ini masih duduk dibangku sekolah Mts/MA Al-Hijrah, Banjaran Bandung. Memiliki hobby menyanyi dan bercita-cita menjadi penyanyi terkenal yang berkualitas.

Berawal dari hobby menyanyi sejak umur 9 tahun, sekarang Zanie May, mengisi hari-harinya selain bersekolah ialah dengan bernyanyi dari satu panggung ke panggung lainnya, banyak suka duka bagi Zanie May dengan menjadi penyanyi panggung, pernah Zanie mengalami tampil dipanggung tanpa dibayar oleh penyelenggara acara, dan pernah juga mengalami hal pahit, yaitu pernah merasa terkucilkan oleh penyanyi yang lainnya. 

Tapi tak jarang juga Zanie merasakan suka dalam pengalamannya berkutat didunia panggung hiburan, "Alhamdulillah dengan bernyanyi bisa mendapatkan uang untuk menghidupi keluarga, terutama Bunda". Ujar Zanie May sambil tersenyum, saat redaksi mewawancarainya.

Gadis manis penyuka warna hitam dan merah ini, sangat menggemari durian, pertemuannya dengan seorang pencipta lagu, yaitu Arie Samudera adalah hal yang sangat Zanie syukuri, "Kang Arie sangat baik sama Neng, suatu hari Neng bilang sama Kang Arie kalau Neng punya lagu yang belum sempurna,tapi lagu itu menceritakan tentang kisah hidup Neng sendiri". Seru Zanie May pada redaksi QS news. 

Dan akhirnya lagu itupun disempurnakan oleh Arie Samudera, dengan perbaikan dan penambahan liryc yang kemudian diarransement oleh seorang arranger muda asal Bandung, yaitu Peni Penz.

Lagu yang akhirnya diberi judul "Perahu Tanpa Nakhoda", akhirnya berhasil diwujudkan dengan proses arransment dan rekaman yang tergolong sangat cepat, kemampuan olah vocal Zanie yang sudah terasah membuat proses rekaman menjadi sangat cepat dan tidak sampai menghabiskan waktu lebih dari 1 hari. 

Lagu ini berkisah tentang kehidupan pribadi Zanie May, mengawali kariernya sebagai penyanyi yang tak jarang dicemooh dan dibilang menyalahi dan bukan langkah yang baik. Tapi Zanie dan sang bunda, terus berusaha bersabar dan bertekad suatu saat ingin membuktikan bahwa tidak semua penyanyi panggung, hanya bermodal aurat dan goyangan syur demi rupiah, Zanie hanya ingin membuktikan bahwa dia memiliki kemampuan dan skill olah vocal yang baik dalam hal bernyanyi. 

"Ini adalah anugerah dari Alloh Swt, Neng sangat bersyukur memiliki suara yang indah yang diberikan Alloh dan Neng ingin semua orang tahu bahwa Neng bernyanyi tidak harus membuka hijab dan bergoyang yang berlebihan". begitu kata Zanie May dengan penuh keyakinan.

Zanie May sangat bersyukur seraya mengucap Alhamdulillah, karena sangat bahagia dengan terwujudnya single perdananya ini dengan sangat lancar dan tanpa kendala apapun, "Semua ini berkat Kang Arie", ujar Zanie sambil berseri-seri. 

Semoga Zanie May bisa meraih kesuksesan dengan dirilisnya single perdananya ini dibawah naungan Label QS Music Entertainment (QS Production), dan lagunya bisa diterima segala lapisan masyarakat.

"Pokoknya QS Music Ent, tercetar,cepat, good, exicited dan the best deh!!!" seru Bunda Zanie May mengakhiri perbincangannya dengan QS News.
Selamat dan sukses untuk Zanie May, atas rillis single perdananya, "Perahu Tanpa Nakhoda" 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x