Kandidat

Usung Program Nyata, Jajuli Dikagumi Warga Lampung

9 Juni 2018   14:31 Diperbarui: 9 Juni 2018   14:48 164 0 0
Usung Program Nyata, Jajuli Dikagumi Warga Lampung
jajuli1-5b1b82e4cf01b44e6d60b203.jpg

Jelang digelarnya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung ada hal yang bisa disimpulkan. Pada umumnya warga Lampung saat ini sudah cerdas dalam menyikapi berbagai merode kampanye yang digulirkan masing-masing kandidat.

Masyarakat Lampung saat ini tak butuh dengan rayuan angpao, baju, dan sembako. Hal itu dinilai hanya untuk sesaat dan tidak akan bertahan lama.

Seperti diungkapkan warga Lampung, Hendardi, di mana saat ini yang dibutuhkan masyarakat ialah kepastian bahwa mereka bisa berobat secara gratis dan menyekolahkan anaknya tanpa ada biaya.

Bagi warga Lampung, khususnya yang hidup di bawah garis kemiskinan, biaya berobat dan pendidikan itu cukup menjadi beban.

Karena, untuk makan saja mereka susah ditambah lagi untuk biaya sekolah dan berobat.

Warga lainnya, Rosneli, menganggap masyarakat Lampung saat ini tidak butuh dengan janji-janji politik yang tidak akan bisa direalisasikan. Karena itu hanya pembodohan dan sama saja menipu masyarakat. Di mana pada akhirnya kesejahteraan yang dijanjikan tidak akan ada.

Rosneli justru menilai program yang diusung kandidak pasangan nomor 4 masuk akal dan diyakini bisa direalisasikan.

Kartu Jaminan 4 (KJ 4) yang terus disosialisasikan pasangan ini, menurutnya, akan bisa menjawab semua yang dibutuhkan saat ini.

Rosneli kagum dengan cawagub Ahmad Jajuli. Di mana saat bersosialisasi tidak pernah menghambur-hamburkan uang atau sembako. Jajuli hanya memberikan kepastian program KJ 4 akan direalisasikan jika didukung masyarakat.

Jika memberi masyarakat uang Rp.100.000 lalu mengharapkan dipilih, itu sama saja tidak akan bisa mengubah kondisi Lampung saat ini. Yang urgen untuk rakyat Lampung ialah, mengeluarkan mereka dari segala bentuk kesusahan, baik secara ekonomi, pendidikan, kesehatan.

Itulah yang dibutuhkan warga Lampung, bukan segepok uang atau sekarung beras yang akan bertahan hanya hitungan hari. Semoga Lampung ke depannya bisa sejahterah dan warganya bahagia.