Mohon tunggu...
TembemBemBem...
TembemBemBem... Mohon Tunggu... Freelancer - Justice means never having to say you're guilty

Mahasiswa UG(D), eh...

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Apakah Kesenjangan Ekonomi Akan Selalu Ada?

19 Oktober 2022   09:00 Diperbarui: 19 Oktober 2022   08:59 152
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Photo by Andre Taissin on Unsplash   

Apakah Kesenjangan Ekonomi Akan Selalu Tetap Ada?-Tahukah kamu jika Afrika Selatan merupakan salah satu negara dengan kesenjangan ekonomi tertinggi di dunia? Bagaimana tidak, 1% orang terkaya di sana menguasai hampir 30% kekayaan di negara tersebut. Kekayaan yang mereka miliki dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 90% orang miskin di sana.

Kesenjangan kekayaan dan pendapatan bukan merupakan hal yang baru. Bahkan sejarawan dan ahli ekonomi berpendapat bahwa mereka tidak pernah menemukan suatu peradaban manusia tanpa adanya kesenjangan ekonomi. Lalu muncul pertanyaan, apakah kesenjangan ekonomi memang selalu ada dan tidak bisa dihindari?

Indeks Gini. Apa itu?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kita harus tahu terlebih dahulu bagaimana kesenjangan diukur. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengukur kesenjangan adalah Indeks Gini. Indeks Gini mengukur kesenjangan ekonomi dengan cara membandingkan distribusi kekayaan pada masyarakat yang disribusi kekayaanya sempurna dengan distribusi kekayaan yang sebenarnya.

Jika nilai indeks Gini adalah 1, maka itu berarti satu orang di negara tersebut memiliki semua kekayaan di sana. Tentu saja Kita tidak akan pernah menemukan negara dengan kondisi seperti ini. Bayangkan saja, semua orang mati kelaparan kecuali dia.

Untuk nilai indeks gini 0 berati distribusi kekayaan di sana sempurna. Hal ini berarti setiap orang mempunyai kekayaan atau pendapatan yang sama.

Akuratkah Rasio Indeks Gini Ini?

Meskipun begitu, kita pun tidak akan pernah menemukan kondisi seperti ini di dunia nyata, termasuk di negara komunis. Coba bayangkan saja, setiap orang terlepas dari umur, pekerjaan, atau di mana mereka bekerja, kita digaji sama.

Perlu kita ketahui, walaupun indeks Gini memberikan kita informasi mengenai kondisi distribusi pendapatan atau kekayaan di suatu negara. Namun, indeks Gini tidak memberikan informasi seperti bagaimana pendapatan tersebut didistribusikan atau seberapa mudah atau susah bagi seseorang untuk keluar dari jerat kemiskinan. Tetapi, setidaknya dengan indeks Gini ini kita mengetahui siapa menguasai berapa kekayaan di suatu negara.

Terdapat beberapa negara dengan kesenjangan yang lebih rendah dibanding dengan negara lain. Salah satu hal yang mempengaruhi hal tersebut adalah kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

Tingkat Kesenjangan Ekonomi: Komunisme vs Kapitalisme

Pada abad ke 20, banyak negara yang mengubah sistem ekonominya menjadi sistem ekonomi komunis. Ini dilakukan dengan harapan dapat mengurangi kesenjangan ekonomi yang ada. Sistem ekonomi ini pun berhasil mengurangi kesenjangan tersebut di beberapa negara, khususnya di China dan Uni Soviet.

Tetapi kedua negara tersebut tidak semakmur negara dengan sistem ekonomi yang lebih maju. Memang setiap orang berpenghasilan sama seperti tetangganya, tetapi itu tetap cukup untuk membuat mereka hidup sejahtera.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun