Mohon tunggu...
RAHMAH ARINDRI
RAHMAH ARINDRI Mohon Tunggu... Arindrirahmah

Mahasiswi STIE STEMBI ACCOUNTING

Selanjutnya

Tutup

Travel

Desa Wisata Ciwidey

30 November 2020   22:17 Diperbarui: 30 November 2020   22:22 26 0 1 Mohon Tunggu...

KARANGAN NON FISIK TEMA : MENGEMBANGKAN DESA WISATA Desa Wisata Ciwidey Desa Wisata merupakan pengembangan suatu wilayah desa yang pada hakekatnya tidak merubah apa yang sudah ada tetapi lebih cenderung kepada penggalian potensi desa dengan memanfaatkan unsur-unsur yang ada dalam desa ( mewakili dan dioperasikan oleh penduduk desa ) yang berfungsi sebagai atribut produk wisata dalam skala kecil menjadi rangkaian aktivitas pariwisata, serta mampu menyediakan dan memenuhi serangkaian kebutuhan perjalanan wisata baik aspek daya tarik maupun sebagai fasilitas pendukungnya. ( Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Sleman 2007 : 7 ) Pengembangan desa wisata merupakan salah satu pengembangan wisata yang dapat mempengaruhi potensi yang baik bagi suatu desa. Pengembangan wisata ini memerlukan banyak penelitian mengenai kelebihan, kekurangan, dan kelemahan suatu desa, untuk dijadikan sebagai daya tarik desa tersebut. Desa yang sudah di teliti segala aspek penilainya dan diketahui daya tarik desa tersebut, maka desa itu bisa dijadikan objek wisata atau desa wisata. Oleh karena itu, masyarakat lokat atau setempat akan senantiasa membantu pengembangan desa tersebut sehingga akan menjadi terkenal. Desa Alamendah daerah Ciwidey, Bandung Jawa Barat, merupakan salah satu desa yang ada di daerah Bandung yang dijadikan sebagai objek wisata atau desa wisata. Desa Alamendah memiliki objek wisata Taman Wisata Alam ( TWA ) Kawah Putih, Pamandian Cimanggu, dan Bumi Perkemahan Rancaupas. Desa seluas 555,5 hektare ini memiliki objek pertanian strawberry, sayuran, dan blackberry. Desa Alamendah memiliki unggulan produk yakni aneka makanan, olahan strawberry seperti dodol, selai, kerupuk, permen, bahkan sambal strawberry. Semuanya merupakan hasil olahan lima puluh home industry. Sudah dipastikan wisatawan akan menikmati hamparan kebun strawberry dan dapat memetik langsung. Wisatawan yang ingin menginap bisa menyewa rumah tinggal warga yang sudah disediakan khusus dengan harga Rp. 200.000 hingga Rp. 500.000 per malam. Lokasi penginapan warga berada tak jauh dari TWA Kawah Putih. Menuju TWA Kawah Putih, tiket masuknya per orang Rp. 12.000, sedangkan untuk kendaraan roda empat Rp. 15.000 per mobil. Desa Daerah Bandung ini cukup banyak dan beragam macam daya tarik desa tersebut. Seperti, Desa Panundaan ( Ciwidey ) memiliki keunggulan wisata, peternakan kelinci, pertanian, perikanan,dan kerajinan tangan. Desa LebakMuncang Desa yang khas memproduksi kopi luwak. Biji kopi yang keluar bersama kotoran binatang luwak. Desa Rawabogo ( Ciwidey ) terkenal sebagai tempat seni budaya, kuliner tradisional, perkebunan, khusus nya memproduksi berbagai macam Terong Belanda. Desa Ciburial ( Cimenyan )  merupakan desa seni budaya dan peternakan lebah madu. Desa Cinunuk ( Cileunyi ) memiliki makanan khas tradisional sunda seperti bengkerok, keripik singkong, peuyeum, dan ranginang. Kelurahan Jelekong     ( Baleendah ) merupakan salah satu daerah yang memiliki aneka ragam budaya seperti rumah adat dan seni tradisional. Desa Lamajang ( Pangalengan ) dikenal sebagai wisata alam arung jeram sungai cilaki. Desa Gambung ( Pasir Jambu ) adanya wisata alam Bumi Perkemahan baru tunggul.Desa Laksana Ibun,terkenal dengan makanan tradisional sunda, berondong ketan. Banyak sekali desa-desa pada zaman sekarang yang dijadikan sebagai objek wisata. Tidak kalah dengan wisata yang ada di kota, ternyata wisata yang berada di daerah desa itu, keindahannya sangat bagus dan indah dibandingkan di kota. Oleh karena itu, pengembangan desa zaman sekarang sangat pesat dan masyarakat lokal ikut serta dalam pengembangan desa wisata ini Kelebihan dalam upaya pengembangan desa wisata ini. Terutama dalam penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat yang ada di desa tersebut, ekonomi yang meningkat, terkenalnya desa yang dijadikan wisata. Masyarakat daerah setempat juga sangat banyak manfaatnya adanya pengembangan dewasa itu. Karena dengan pengembangan desa wisata inilah potensi-potensi masyarakat bahkan lingkungan akan semakin meningkat dan pesat, kemudian harga jual beli di daerah desa tersebut melambung tinggi. Kemudian desa wisata ini akan menjadi desa yang sangat berkembang bahkan maju. Terciptalah desa wisata yang tidak hanya menyuguhkan pemandangan tetapi banyak sekali tempat wisata yang bisa di kunjungi. Kelemahan pengembangan Desa Wisata adalah banyaknya desa-desa yang dikembangkan melalui sponsor pemerintah atau bantuan dana dari investor luar desa. Maka dari itulah, terjadinya masyarakat daerah yang tidak bebas untuk mengelola desa wisatanya, karena terbatasnya hak untuk mengelolanya. Akan menyebabkan terganggunya perekonomian masyarakat sekitar, karena hasil yang terjadi di desa wisata tersebut akan diatur pemerintah atau dana investor dari luar desa. Sebaiknya desa wisata ini di Kelola atau di bangun oleh masyarakat daerah, agar perekonomian daerah dan masyarakat tersebut meningkat. Adanya Desa Wisata berdampak positif bagi Wisatawan. Wisatawan yang masuk ke desa wisata akan dapat menikmati alam pedesaan yang masih bersih dan merasakan hidup dalam suasana desa dengan sejumlah adat istiadatnya. Selain menikmati keindahan alam pedesaan yang bersih dan asri, Wisatawan juga dapat menikmati atraksi seni Bertani, budaya, adat istiadat dan lingkungan alam sekitar yang disediakan oleh masyarakat setempat. Warga dan pengelola Desa Wisata sangat antusias dalam mengembangkannya. Karena mereka percaya bahwa desa yang dikembangkannya itu adalah desa yang sangat asri dan sejuk, serta dapat tempat-tempat yang dijadikan wisata untuk penduduk lokal maupun mancanegara. Selain itu, harga yang terdapat di Desa Wisata sangatlah terjangkau, jadi tidak perlu khawatir bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke Desa Wisata yang ada di daerah Ciwidey, karena tidak perlu memerlukan uang yang sangat banyak. Oleh karena itu, pengembangan Desa Wisata perlu kita tingkatkan dan turut serta dalam mengelolanya. Agar daerah yang awalnya tidak terkenal bisa menjadi terkenal berkat adanya pengembangan Desa Wisata ini. Dengan memperhatikan selalu kelebihan dan kekurangan daerah desa tersebut, yang pada akhirnya setelah mengetahui kelebihan daerah desa tersebut, kita bisa menjadikan desa itu sebagai Desa Wiata yang akan terkenal tidak hanya untuk masyarakat lokal bisa juga untuk mancanegara. Semakin kita bisa mengembangkan daerah pelosok desa menjadi terkenal, semakin negara kita akan menjadi negeri yang terkenal oleh negara lain.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x