Mohon tunggu...
Rafli Nuradam
Rafli Nuradam Mohon Tunggu... Lainnya - Fresh Graduate

Saya Fresh Graduate dari ilmu komunikasi,. Saya membuat artikel di Kompasiana untuk mengisi waktu luang menjadi sedikit lebih produktif.

Selanjutnya

Tutup

Horor Pilihan

Misteri Villa di Tengah Hutan

16 Januari 2024   22:55 Diperbarui: 16 Januari 2024   22:59 129
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Hasil kreasi AI/Dok Pribadi

Di tengah hutan yang kelam dan sunyi, terdapat sebuah vila tua yang ditinggalkan. Vila itu telah menjadi legenda di kalangan penduduk desa sekitarnya. Cerita-cerita mistis dan angin desa yang membawa bisikan-bisikan tentang arwah penasaran telah menjadikan vila itu sebagai tempat terlarang.

Seorang remaja bernama Maya selalu penasaran dengan cerita-cerita tersebut. Suatu malam, Maya bersama dengan teman-temannya, Andi dan Nia, memutuskan untuk mencoba keberanian mereka dengan menjelajahi vila tua tersebut. Mereka membawa lilin, senter, dan kamera untuk merekam petualangan mereka.

Ketika mereka memasuki vila itu, suasana berubah. Udara terasa dingin dan kemerahan cahaya lilin memberikan sentuhan seram pada dinding-dinding vila yang retak. Mereka berkeliling dengan hati-hati, mendengarkan suara langkah mereka yang bergaung di koridor-koridor gelap.

Saat berada di ruang bawah tanah, mereka menemukan pintu yang terkunci. Dengan penuh semangat, Maya mencoba membuka pintu tersebut. Tiba-tiba, pintu itu terbuka sendiri, mengungkapkan ruangan gelap yang tampaknya tak berujung.

Mereka masuk ke dalam ruangan itu dan menemukan sebuah piano tua. Tanpa diketahui siapa yang memainkannya, piano itu mengeluarkan melodi misterius yang menghantui hati mereka. Suara langkah kaki yang tidak terlihat mulai terdengar di sekitar mereka.

Andi menyalakan senternya ke arah suara itu, dan terkejut melihat bayangan samar-samar seorang gadis kecil. Gadis itu memainkan piano tanpa ekspresi di wajahnya. Rambutnya menutupi sebagian besar wajahnya, menciptakan suasana yang semakin menakutkan.

Nia, yang penuh rasa ingin tahu, mencoba berbicara dengan gadis itu. Namun, tak ada jawaban. Hanya senyap yang menggantikan melodi piano yang kian menegangkan.

Maya merasa sesuatu tidak beres dan mengeluarkan kamera untuk mengambil foto. Saat kilat kamera menyala, wajah gadis itu terlihat dengan jelas, dan mereka melihat mata merah menyala dalam kegelapan.

Ketiganya berusaha keluar dari ruangan itu, namun pintu terkunci dengan sendirinya. Cahaya lilin yang tiba-tiba padam membuat mereka berada dalam kegelapan total. Suara langkah kaki yang semakin cepat mendekati membuat mereka merinding.

Tanpa bisa berbuat banyak, mereka berteriak meminta pertolongan. Namun, hanya suara tawa aneh yang mereka dengar. Begitu cahaya lilin kembali menyala, mereka berada di luar vila, tepat di pintu masuk.

Hingga hari ini, Maya, Andi, dan Nia tidak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi di vila tua itu. Apakah itu hanya ilusi atau mereka benar-benar mengalami sesuatu di luar pemahaman manusia? Cerita tentang vila tua itu terus menjadi misteri di desa, dan tak ada yang berani mendekatinya lagi.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Horor Selengkapnya
Lihat Horor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun