Rabiatul Adawiah
Rabiatul Adawiah tenaga kesehatan

belajar belajar dan terus belajar... - Purna Nusantara Sehat Team Based Kemenkes RI 2015, Puskesmas Balai Karangan, Kab. Sanggau, Kalbar - Penugasan Khusus Individu Kemenkes RI 2017, Puskesmas Biduk-Biduk, Kab. Berau, Kaltim

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Puskesmas Biduk-biduk Peringati Hari Gizi Nasional ke-58 dengan Pekan Konseling Gizi

3 Februari 2018   10:41 Diperbarui: 3 Februari 2018   10:51 756 1 0
Puskesmas Biduk-biduk Peringati Hari Gizi Nasional ke-58 dengan Pekan Konseling Gizi
Selamat Hari Gizi nasional ke 58

Bersama membangun gizi menuju bangsa sehat berprestasi demi mewujudkan kemandirian keluarga dalam 1000 HPK untuk penceghan stunting. Mewujudkan kemandirian keluarga Indonesia pada 1000 hari pertama kehidupan generasi bangsa untuk mencegah stunting merupakan salah satu tema yang diangkat oleh Kementerian kesehatan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke 58 kali ini. tema yang cukup menarik jika dipandang dari sudut kesehatan. Mengapa demikian? karena salah satu kasus yang lagi hangat diperbincangkan pemerintah pusat saat ini adalah mengenai stunting.

Berdasarkan haril Riset kesehatan dasar 2013 menyatakan sebanyak 93,5 % penduduk Indonesia berusia diatas 10 tahun masuk dalam kategori kurang makan buah dan sayur. Salah satu penyebabnya adalah ketidaktahuan masyarakat dalam memilih mengolah dan menyajikan bahan makanan. Kasus ini menjadi perhatian utama dalam peringatan Hari Gizi Nasional kali ini.

Saya akan sedikit mengulas tentang definisi stuntingdari berbagai sumber. Balita pendek (stunted) dan sangat pendek (severely stunted) adalah balita dengan panjang badan (PB/U) atau tinggi badan (TB/U) menurut umurnya dibandingkan dengan standar baku WHO-MGRS (multicentre Growth Reference Study) 2006. Sedangkan definisi sunting menurut Kemenkes adalah anak balita dengan nilai z-scorenya kurang dari -2.00 SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari -3.00 SD (severely stunted). Stunting adalah anak yang punya tinggi badan lebih pendek dari standar usianya.

sesi konseling gizi..
sesi konseling gizi..
Peringatan HGN merupakan saat yang tepat untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai stunting. Berbagai agenda kegiatan mulai dilakukan oleh petugas gizi serta tenaga kesehatan lainnya dalam memperingati HGN ke 58. Seperti yang dilaksanakan oleh Dinkes Kabupaten Berau. Adanya kordinasi dan Peran dinas kesehatan Kabupaten Berau dalam mendukung peringatan HGN disemua UPTD Puskesmas sangat membantu pelaksanaan pekan konseling se-Kabupaten Berau, Kaltim. Salah satunya di UPTD Puskesmas Biduk-Biduk.

ayoo makan buah dan sayur + protein..
ayoo makan buah dan sayur + protein..
Dalam rangka memperingati hari gizi nasional, petugas gizi membuka pos pelayanan konseling gizi yang berlokasi di UPTD Puskesmas Biduk-Biduk. Petugas gizi, petugas promkes dan petugas kesehatan lainnya berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan ini. selama seminggu mulai dari tangal 25 hinggal 31 Januari 2018 pos pelayanan konseling ini dibuka. Selain pos konseling, petugas gizi juga membagikan buah pisang dan telur rebus secara gratis bagi kliennya yang datang.

Untuk menarik perhatian, telur dan pisang yang siap dibagikan diberi kreasi dengan menancapkan kertas yang berisikan pesan kesehatan mengenai manfaat buah dan telur. Telurnya pun diberi gambar-gambar emoticon, tentunya dengan desain yang menarik. Jadi, setelah mendapat konseling klien diarahkan langsung menuju meja terakhir untuk mendapatkan buah dan telur secara gratis serta mendapat penjelasan rinci mengenai manfaat buah dan telur yang sudah dibagikan.

kreasi telur dan buah yang ditempeli pesan kesehatan tentang manfaat buah dan telur
kreasi telur dan buah yang ditempeli pesan kesehatan tentang manfaat buah dan telur
Antusias masyarakat pun cukup tinggi, hanya saja kegiatan konseling ini hanya diperuntukkan bagi bayi umur 2 tahun dan ibu hamil. Diharapkan dengan adanya konseling gizi ini masyarakat mampu memperbaiki asupan gizi didalam rumah tangganya. Dan semoga apa yang dilakukan oleh petugas kesehatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya. Dan tentunya bukan hanya seminggu ini saja, masyarakat pun bisa mendapatkan konseling gratis mengenai gizi ataupun masalah kesehatan lainnya setiap hari jika berkunjung ke Puskesmas.

Petugas gizi yang bertugas untuk konseling gizi di Puskesmas Biduk-biduk
Petugas gizi yang bertugas untuk konseling gizi di Puskesmas Biduk-biduk
So, dengan adanya konseling gizi diharapkan masyarakat Indonesia mampu meningkatkan pengetahuannya mengenai kesehatan masyarakat dan menerapkannya didalam kehidupan sehari-hari.

Ayo rajin makan sayur dan buah setiap hari demi menjaga kesehatan kita.

Bersama menuju bangsa yang sehat dan mandiri