Mohon tunggu...
Ridwan Arifin
Ridwan Arifin Mohon Tunggu... mahasiwa gabut

sharing hasil belajar dari seorang mahasiswa gabut

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

"Golden Time": Jangan Biarkan Gadget Merusak Anak Anda

15 Agustus 2019   12:08 Diperbarui: 15 Agustus 2019   12:15 0 1 0 Mohon Tunggu...
"Golden Time": Jangan Biarkan Gadget Merusak Anak Anda
Mahasiswi KKN Undip Bersama Wali Murid MI Walisongo 02 dalam Program Edukasi Mengenai Bahaya Gadget | dokpri

24 juli 2019, telah dilaksanakan program KKN TIM II monodisiplin oleh Anisa Fitri Salsabila mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Dipenogoro di desa Karangdowo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Penyuluhan ini dilaksanakan di SD Madrasah Ibtidaiyah 02 yang diikuti oleh wali murid dengan materi mengenai pengaruh gadget pada anak  usia 6 hingga 12 tahun. 

Usia tersebut yang mengangkat tema dalam program ini yaitu "Golden Time" karena pada masa usia tersebut sedang dalam proses menjalin relasi dengan teman sebayanya sehingga lingkungan yang diperoleh didalam membangun relasi dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Oleh karena itu dengan penyuluhan ini diharapkan dapat membantu orangtua dalam memahami kebutuhan yang diperlukan anak pada masa usia "Golden Time" ini dan menjadi upaya preventif untuk melindungi anak dari dampak pengaruh penggunaan gadget pada anak. 

Selain berisi tentang pemaparan materi dilakukan diskusi antara orangtua mengenai peran orangtua dalam membimbing anak untuk menemukan bakat dan minatnya serta pengaturan jadwal aktivitas anak setiap harinya yang tujuannya untuk mengurangi pemakaian gadget.

"Saya menyadari bahwa saat ini saya masih kurang dalam mengawasi dan membimbing anak saya  saat ia sedang belajar apalagi saat bermain dengan temannya, saya belum mengetahui apa yang disukai anak saya, dengan program ini membuat saya sadar betapa pentingnya menemukan bakat dan minat anak yang memiliki nantinya bisa membuat anak jadi tidak takut dan berprestasi"  ujar Ibu Nana salah satu wali murid siswa kelas 3 SD Madrasah Ibtidaiyah 02.