Humaniora

Rindu Mengaji

18 April 2019   01:08 Diperbarui: 18 April 2019   01:14 19 0 1

April 2019 ini usiaku genap 27tahun,usia yang sudah tidak dikatakan remaja lagi (ya mesti lah, lha wong sudah nikah ) tapi untungnya masih banyak yang mengatakan masih muda. Dan yang gak pernah terkirakan,buntutku alias anakku sudah dua. Pastinya aku juga sama seperti pasutri yang lain, yang telah lama membina rumah tangga dengan melewati seribu satu masalah. 

Diusia yang setengah tua ini ( menurut saya sendiri ) dengan setumpuk pekerjaan irt, tiba- tiba muncul rasa ingin muda lagi bahkan kalau boleh remaja. Keinginan untuk bisa mengaji lagi, duduk dan mendengarkan kajian-kajian ilmu yang disampaikan kyai. 

Tidak melulu tiap hari masak,mencuci,mandiin anak dan belum ngopeni suami ( maklumlah ibu- ibu rempong ). Jika tiap hari hanya bergelut dirumah jadi irt sukses ( amiin ) rasanya masih kurang, seperti tidak ada ibadah ruh yang masuk. 

Dan kebetulan,aku punya kakak ipar kyai,beliau pengasuh ponpes ini. Tapi, akankah beliau mau mengajari ku ibarat waktu hanya 1 menit??. ( saya belum matur pada beliau )